BANJAR, REPORTASE9.ID – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-48 tingkat Kecamatan Astambul yang semula dijadwalkan pada 1–4 September 2025, harus ditunda menyusul situasi nasional yang kurang kondusif. Hingga kini, belum ada kepastian mengenai tanggal baru pelaksanaan kegiatan keagamaan tahunan tersebut.
Camat Astambul, Ahmad Fauzi menegaskan, penundaan ini merupakan hasil koordinasi dengan pihak Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar yang disebabkan situasi belum kondusif.

“Karena situasi nasional yang tidak kondusif, pelaksanaan MTQ harus ditunda. Rapat hari ini bertujuan untuk kembali mencari waktu pelaksanaan yang tepat. Tapi sampai sekarang belum ada keputusan final,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, panitia dan pihak kecamatan berencana kembali menghadap ke Seksa, bahkan tidak menutup kemungkinan juga akan berkonsultasi langsung dengan Bupati Banjar untuk menentukan langkah terbaik.
“Harapan kami, bisa dilaksanakan hari Senin, yaitu tanggal 8 September. Namun banyak hal yang masih harus dipertimbangkan, mulai dari katering, pemondokan, hingga izin-izin yang harus diperbarui,” jelasnya.
Sementara itu, Pembakal Desa Pingaran Ulu, Hilmi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Apdesi Kecamatan Astambul, menyampaikan, musyawarah lanjutan telah dilaksanakan dengan menghadirkan berbagai unsur terkait seperti Ketua MTQ ke-48 Kabupaten Banjar, Camat Astambul, perwakilan Polsek dan Koramil, KUA, Posyandu Masjid, serta seluruh pembakal se-Kecamatan Astambul.
“Rapat ini untuk membahas kelanjutan MTQ yang tertunda. Kami dari pihak desa mengusulkan agar pelaksanaan tetap dilakukan. Minimal, sebelum tanggal 14 September ini sudah ada keputusan resmi mengenai jadwal pastinya,” ungkapnya usai rapat.
Ia juga menyoroti, pentingnya pemanfaatan panggung dan fasilitas yang telah dibangun untuk acara MTQ tingkat Kabupaten Banjar tersebut.
“Panggung sudah berdiri kokoh dan dana juga sudah dikeluarkan. Harapan kami tentu agar bisa tetap dimanfaatkan, baik untuk kegiatan pawai pembukaan maupun seremonial seperti biasa,” lanjutnya.
Ia juga menyebutkan, salah satu opsi tanggal yang diajukan adalah 6 September 2025, sembari menunggu keputusan akhir dari Bupati Banjar.
Meski belum ada kepastian resmi, baik pihak kecamatan maupun desa berharap agar MTQ ke-48 tingkat Kecamatan Astambul dapat segera dilaksanakan, demi menjaga semangat syiar Islam di tengah masyarakat.















Comments