BANJAR,REPORTAS9.ID Komando Distrik Militer (Kodim) 1006 Banjar terus memperkuat peran strategisnya dalam mengawasi dan mendampingi pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG) di Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan program berjalan optimal, aman, dan tepat sasaran, terutama bagi pelajar yang menjadi penerima manfaat utama.
Komandan Kodim (Dandim) 1006 Banjar, Letkol Inf Bambang Prasetyo Prabujaya mengatakan, pelaksanaan program MBG secara umum di dua wilayah tersebut telah berjalan dengan optimal.

“Kami Kodim memiliki peran pengawasan, artinya membantu mengawasi kegiatan MBG dan menyelesaikan masalah-masalah teknis yang mungkin terjadi di lapangan,” ujarnya saat diwawancarai awak media, Selasa (23/09/2025).
Ia menjelaskan, pihaknya tidak hanya melakukan pengawasan langsung, tetapi juga aktif dalam rapat koordinasi bersama Badan Gizi Nasional (BGN), yayasan pengelola dapur, serta memberikan pendampingan teknis bagi pelaksana program di lapangan.
“Ini kami lakukan dalam rangka menyelesaikan berbagai persoalan teknis di lapangan,” ungkapnya.
Meski demikian, ia mengakui masih ada sejumlah kendala, seperti belum rampungnya pembangunan seluruh dapur yang telah terdaftar sebgai penyedia makanan.
“Dapur ini yayasan yang membangun dan juga BGN sebagai penentu kebijakan. Namun secara prinsip, kegiatan MBG di Banjar dan Banjarbaru sudah berjalan baik dan menyentuh siswa dari TK, SD, SMP hingga SMA,” terangnya.
Untuk mencegah potensi keracunan makanan seperti yang terjadi di daerah lain, pihaknya menerapkan langkah-langkah preventif mulai dari pengecekan sanitasi dan higienis dapur, bahan makanan, hingga pengecekan makanan yang sudah dimasak secara berkala.
“Alhamdulillah, sampai hari ini kami belum menerima laporan adanya kasus keracunan di Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru,” jelasnya.
Tak hanya itu, jajaran Babinsa yang tersebar di desa-desa juga aktif melakukan pemantauan lapangan dan melaporkan perkembangan program secara berkala yang kemudian diteruskan secara berjenjang ke tingkat pimpinan.
“Kami juga melakukan food check atau pengecekan makanan setiap hari dengan mengambil sampel sebagai upaya menghindari potensi kendala di lapangan,” tegasnya.
ia berharap dengan pengawasan ketat dan langkah preventif yang diterapkan, program MBG di Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru dapat berjalan lebih maksimal serta memberikan manfaat besar bagi peningkatan gizi anak-anak sejak dini.










Comments