DaerahInfrastruktur

Monitoring Pembangunan Jembatan Tanbu–Kotabaru, TAG Kalsel Pastikan Berjalan Sesuai Rencana

0

KALSEL, REPORTASE9.ID – Tenaga Ahli Gubernur (TAG) Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali melaksanakan monitoring dan evaluasi pembangunan Jembatan Penghubung Tanah Bumbu (Tanbu) – Kotabaru dengan langsung ke lapangan pada Selasa (16/12/2025).

Kunjungan yang difasilitasi Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Kalsel ini berguna untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan arahan Gubernur.

Dalam rilis pada Rabu (17/12/2025), TAG Kalsel Tasriq Usman mengungkapkan kunjungan lapangan tersebut merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Gubernur Kalsel Muhidin serta Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Roy Rizali Anwar.

Kunjungan kali ini menjadi yang kedua, setelah sebelumnya dilakukan peninjauan dari arah Tanbu menuju Kotabaru sekitar dua setengah bulan lalu.

“Hari ini kami melakukan peninjauan dari arah Kotabaru menuju Tanah Bumbu. Kunjungan ini atas arahan langsung Pak Gubernur, untuk memastikan pembangunan jembatan ini benar-benar berjalan sesuai rencana dan tetap on the track,” ujarnya.

Tasriq Usman menjelaskan, pembangunan jembatan yang direncanakan memiliki panjang sekitar 3,5 kilometer tersebut ditargetkan rampung dan dapat beroperasi pada tahun 2028, dimana pekerjaan fisik dilakukan oleh dua perusahaan berbeda, dengan pembagian segmen dari arah Tanbu dan dari arah Kotabaru.

“Dari hasil monitoring, Alhamdulillah progres pembangunan saat ini berjalan dengan baik. Kami menanyakan langsung aktivitas pelaksanaan pekerjaan dari kedua perusahaan, sekaligus memastikan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru,” jelasnya.

Tasriq Usman juga mengungkapkan kedua pemerintah kabupaten telah menunjukkan komitmen nyata melalui dukungan anggaran, dimana pemerintah Kabupaten Tanbu dan Kabupaten Kotabaru masing-masing telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp100 miliar per tahun selama lima tahun guna mendukung pembangunan infrastruktur strategis tersebut.

Terkait pembebasan lahan, Tasriq menyampaikan di wilayah Tanbu proses pembebasan lahan hampir seluruhnya rampung, sementara di Kotabaru sebagian besar telah selesai dan sisanya masih dalam proses penyelesaian.

“Harapan kita, pembebasan lahan ini bisa tuntas sebelum pembangunan fisik selesai, sehingga tidak ada hambatan berarti dalam penyelesaian jembatan,” tambahnya.

Dalam kunjungan tersebut, sebanyak tujuh TAG Kalsel turut terlibat, sebagai bentuk keseriusan Pemerintah dalam melakukan pengawasan langsung terhadap proyek strategis daerah.

“Hasil monitoring dan evaluasi ini akan segera kami laporkan kepada Pak Gubernur. Secara umum, baik pembangunan dari arah Tanah Bumbu maupun dari Kotabaru menunjukkan progres yang positif dan diharapkan terus berjalan sesuai dengan perencanaan,” tutup Tasriq Usman.

Pembangunan Jembatan Tanbu–Kotabaru diharapkan menjadi pengungkit konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat dan logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik di Kalsel, sejalan dengan semangat pembangunan daerah: Kalsel Bekerja, Bekerja Bersama Merangkul Semua. (Sumber : MC Kalsel)

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

More in Daerah