KALSEL, REPORTASE9.ID – Plt. Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman, drg. Mashuda hadiri konsultasi dan pelaksanaan kaji tiru penerapan Unit Organisasi Bersifat Khusus (UOBK) ke Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan RSUP Dr. Sardjito pada Kamis (15/1/2026).
Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola kelembagaan serta meningkatkan kualitas manajemen rumah sakit di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Tenaga Ahli Gubernur Provinsi Kalsel, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalsel, serta para Direktur Rumah Sakit Provinsi Kalsel.
Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan sinergi lintas sektor dalam mendorong transformasi pengelolaan rumah sakit agar lebih adaptif, profesional, dan berorientasi pada mutu pelayanan.
Plt. Direktur RSGM Gusti Hasan Aman, drg. Mashuda dalam rilis pada Jumat (16/1/2026) menyampaikan kaji tiru ini memiliki nilai strategis dalam memberikan gambaran nyata mengenai penerapan UOBK yang telah berjalan dengan baik di Provinsi DIY.
“Melalui kegiatan konsultasi dan kaji tiru ini, kami memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tata kelola UOBK, mulai dari aspek regulasi, kelembagaan, hingga praktik manajerial yang diterapkan di RSUP Dr. Sardjito. Hal ini menjadi referensi penting bagi RSGM Gusti Hasan Aman dalam mempersiapkan implementasi UOBK secara optimal,” ujarnya.
Menurut drg. Mashuda, penerapan UOBK diharapkan mampu meningkatkan fleksibilitas pengelolaan rumah sakit tanpa mengesampingkan prinsip akuntabilitas dan transparansi.
Dengan demikian, rumah sakit dapat lebih responsif dalam pengambilan keputusan strategis, pengembangan layanan, serta pengelolaan sumber daya manusia dan keuangan.
“Status UOBK memberikan ruang bagi rumah sakit untuk bergerak lebih dinamis dan profesional. Dampaknya tidak hanya pada penguatan tata kelola internal, tetapi juga pada peningkatan kualitas dan kesinambungan pelayanan kesehatan gigi dan mulut kepada masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, hasil kaji tiru ini akan menjadi dasar dalam penyusunan langkah-langkah kebijakan dan perencanaan implementasi UOBK di RSGM Gusti Hasan Aman agar selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Proses adaptasi tersebut diharapkan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat jangka panjang bagi institusi maupun masyarakat pengguna layanan. (Sumber : MC Kalsel)















Comments