Kabupaten Hulu Sungai Selatan

Haul Datu H. Abbas & Datu Taniran, Bupati HSS Ajak Teladani Akhlak Ulama

0

HSS, REPORTASE9.ID – Peringatan Haul Datu H. Abbas bin Mufti H. Abdul Jalil Al Banjary dan Haul Datu H. Muhammad Said bin H. Sa’duddin (Datu Taniran) Al Banjary (Tokoh Utama Pendiri Masjid Su’ada / Masjid Baangkat) berlangsung di Masjid Su’ada atau Masjid Baangkat, Kecamatan Simpur, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) pada Sabtu (31/1/2026).

Dalam rilis pada Minggu (1/2/2026), Kegiatan ini dihadiri Bupati HSS Syafrudin Noor, Ketua MUI HSS, Ketua Nahdlatul Ulama HSS, Camat dan Forkopimca Simpur, para habaib, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para jemaah haul.

Bupati HSS Syafrudin Noor dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia serta masyarakat yang telah menyelenggarakan haul dengan penuh kekhidmatan.

Ia menegaskan kedua ulama tersebut merupakan sosok penting dalam perkembangan syiar Islam di daerah, dikenal bukan hanya karena keluasan ilmu, tetapi juga keteladanan akhlak, kesederhanaan hidup, dan pengabdian tulus kepada umat.

“Sehingga peringatan haul ini menjadi momentum penting untuk meneladani perjuangan, keteladanan akhlak, serta peran para ulama dalam menyebarkan syiar Islam dan membangun kehidupan umat,” ungkapnya.

Masjid Su’ada yang dirintis para ulama itu lanjut Syafrudin Noor, bukan sekadar bangunan fisik, melainkan pusat ibadah, dakwah, dan pembinaan umat yang menanamkan nilai persaudaraan dan kebersamaan lintas generasi.

“Masjid Su’ada atau Masjid Ba’angkat ini berperan sebagai pusat ibadah, dakwah, dan pembinaan umat yang dirintis oleh para ulama, serta menjadi warisan nilai-nilai keislaman hingga saat ini,” terangnya.

Melalui peringatan haul, ia mengajak masyarakat tidak hanya mengenang, tetapi juga meneladani nilai-nilai perjuangan ulama, seperti keteguhan iman, keikhlasan beramal, semangat persatuan, serta komitmen memakmurkan masjid dan menjaga shalat berjamaah.

Syafrudin Noor menambahkan di tengah tantangan kehidupan modern, keteladanan ulama terdahulu menjadi penyejuk sekaligus penuntun, karena kekuatan umat terletak pada keimanan, ilmu, dan kebersamaan.

“Pemerintah Kabupaten HSS akan terus mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian penting dari pembangunan spiritual masyarakat yang berjalan seiring dengan pembangunan fisik daerah,” sebutnya.

Syafrudin Noor berharap momentum haul semakin mempererat silaturahmi, menumbuhkan kecintaan kepada ulama, serta menguatkan semangat mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian haul sendiri diawali dari pembacaan Maulid Al Habsy, ayat suci Al-Qur’an, manaqib Datu Abbas oleh zuriat, zikir nasyid, doa haul, serta ceramah agama oleh Tuan Guru KH. Ahmad Syairazi, pimpinan Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan.

Dalam tausiyahnya mengajak jamaah untuk meningkatkan keimanan, menjaga ukhuwah Islamiyah, serta mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. (Sumber : Kominfo HSS)

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like