KALSEL, REPORTASE9.ID – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan (Dinkes Kalsel) Diauddin buka kegiatan Orientasi Kader Posyandu di Banjarmasin pada Selasa (10/2/2026) yang bertujuan memperkuat kapasitas kader sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat desa dan kelurahan.
Diauddin menegaskan Posyandu merupakan lembaga kemasyarakatan yang memiliki peran strategis dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Tak hanya berfokus pada bayi dan balita, Posyandu kini melayani seluruh sasaran siklus hidup, mulai dari ibu hamil dan menyusui, bayi dan balita, usia sekolah dan remaja, hingga usia produktif dan lanjut usia.
“Posyandu menjadi sarana penting dalam mendekatkan layanan sosial dasar bidang kesehatan kepada masyarakat. Melalui Posyandu, pelayanan kesehatan untuk seluruh siklus hidup dapat diakses lebih mudah dan merata,” ujarnya.
Diauddin juga menekankan kader Posyandu memiliki peran ganda, tidak hanya sebagai pelaksana layanan kesehatan, tetapi juga sebagai penggerak dan agen perubahan perilaku hidup sehat di tengah masyarakat.
Seiring dengan dinamika pembangunan dan kebijakan nasional, Posyandu saat ini turut mendukung pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) lintas sektor, yang mencakup bidang pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban umum, serta bidang sosial.
Mantan Kepala Dinkes Kabupaten Banjar ini menyebut kondisi tersebut menuntut kader Posyandu untuk terus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan semangat pengabdian.
“Melalui kegiatan orientasi ini, kami berharap para kader dapat meningkatkan pemahaman tentang peran dan fungsi Posyandu, memperkuat kapasitas dalam memberikan pelayanan yang berkualitas, serta menumbuhkan komitmen bersama dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” jelasnya.
Diauddin mengakui keberhasilan pembangunan kesehatan tidak dapat hanya mengandalkan tenaga kesehatan, melainkan membutuhkan partisipasi aktif masyarakat melalui peran nyata para kader Posyandu.
“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh kader Posyandu atas dedikasi, kerja keras, dan pengabdian yang telah diberikan selama ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Diauddin menyampaikan pemberdayaan Posyandu bukanlah hal yang mudah, karena kompetensi dan kesungguhan kader menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan Posyandu menjalankan peran dan fungsinya secara optimal.
“Saya berharap seluruh peserta benar-benar memanfaatkan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, khususnya terkait 25 keterampilan dasar kader, sehingga dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi peningkatan pelayanan kesehatan di masyarakat,” tambah Diauddin. (Sumber : MC Kalsel)










Comments