BANJAR, REPORTASE9.ID – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar dalam mendukung aktivitas kepemudaan kembali ditegaskan melalui pengalokasian dana hibah sebesar Rp1,15 miliar pada 2026.
Anggaran tersebut diperuntukkan bagi lima organisasi kepemudaan yang aktif menjalankan program pembinaan dan pemberdayaan generasi muda.
Dari total nilai tersebut, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Banjar menjadi penerima terbesar dengan alokasi Rp800 juta. Sementara empat organisasi lainnya menerima hibah dengan nominal bervariasi.
Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar, Muhari mengatakan, dana hibah dijadwalkan mulai disalurkan pada Maret mendatang.
“Total ada lima organisasi masyarakat yang menerima hibah. Rinciannya, Pramuka Rp800 juta, Gerakan Pemuda Anshor Rp125 juta, IPNU Rp60 juta, IPPNU Rp65 juta, dan Pemuda Muhammadiyah Rp100 juta,” ujarnya saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (18/02/2026).
Ia menegaskan, bantuan tersebut diharapkan mampu memperkuat program pembinaan karakter, pelatihan kepemimpinan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan yang melibatkan kalangan pemuda.
Secara teknis, mekanisme pencairan dana masih mengacu pada pola tahun sebelumnya. Kepala Seksi Pemberdayaan dan Pengembangan Organisasi Kepemudaan Disbudporapar Banjar, Gusti Muhammad Syahrizal menjelaskan, pencairan dilakukan dua tahap bagi penerima dengan nilai hibah Rp100 juta ke atas.
“Tahap pertama sebesar 60 persen, sisanya pada tahap kedua. Untuk yang di bawah Rp100 juta, pencairan dilakukan sekaligus tanpa bertahap,” jelasnya.
Ia menambahkan, peluang pengajuan dana hibah tetap terbuka bagi organisasi kepemudaan lain yang memenuhi persyaratan. Di antaranya memiliki badan hukum atau berbentuk yayasan serta melengkapi administrasi sesuai ketentuan.
“Selama kegiatan itu bersifat kepemudaan dan memenuhi syarat administrasi, tentu akan kami dukung,” pungkasnya.
Dengan dukungan anggaran tersebut, Pemkab Banjar berharap aktivitas organisasi kepemudaan semakin aktif dan berdampak nyata bagi pembangunan sumber daya manusia di daerah.










Comments