KALSEL, REPORTASE9.ID – Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Selatan (BPS Kalsel) menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait standar pelayanan publik dan penyusunan publikasi Kalimantan Selatan Dalam Angka 2026 di Banjarbaru pada Rabu (18/2/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan statistik sekaligus memperkuat koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) produsen data statistik sektoral di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel.
FGD tersebut diikuti oleh seluruh OPD yang berperan sebagai produsen data sektoral, dengan tujuan memastikan ketersediaan data yang akurat, lengkap, dan terintegrasi untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah.
Kepala BPS Kalsel, Mukhamad Mukhanif menjelaskan publikasi Kalimantan Selatan Dalam Angka merupakan publikasi tahunan yang memuat berbagai indikator strategis pembangunan daerah.
“Publikasi Provinsi Kalimantan Selatan Dalam Angka 2025 merupakan publikasi tahunan yang diterbitkan oleh BPS Provinsi Kalimantan Selatan, yang menyajikan beragam data statistik mengenai kondisi geografi dan iklim, pemerintahan, serta kondisi sosial-demografi dan perekonomian Kalimantan Selatan,” ujarnya
Mukhamad Mukhanif menambahkan, data yang disajikan dalam publikasi tersebut tidak hanya bersumber dari BPS, tetapi juga berasal dari berbagai instansi terkait yang menjadi produsen data sektoral.
“Ragam data pada publikasi Kalimantan Selatan Dalam Angka bersumber dari data BPS dan instansi lain. Beberapa tabel pada publikasi ini juga dapat diakses melalui laman resmi BPS Provinsi Kalimantan Selatan yang dikelompokkan berdasarkan subjek, sehingga memudahkan masyarakat dan pemangku kepentingan dalam memperoleh informasi statistik,” jelasnya.
Menurut Mukhamad Mukhanif, melalui FGD ini diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara BPS dan seluruh OPD, sehingga publikasi Kalimantan Selatan Dalam Angka 2026 dapat tersusun secara lebih komprehensif, akurat, dan tepat waktu.
“Kami berharap melalui forum ini, koordinasi dengan OPD sebagai produsen data sektoral semakin optimal, sehingga kualitas publikasi Kalimantan Selatan Dalam Angka 2026 dapat terus meningkat dan menjadi rujukan utama dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan daerah,” pungkasnya. (Sumber : MC Kalsel)










Comments