EkonomiNasional

Transisi Energi Nasional, Konversi Motor Bensin Ke Motor Listrik Dipercepat

0

NASIONAL, REPORTASE9.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan Pemerintah RI terus mendorong percepatan penggunaan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya transisi energi nasional.

Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri terkait di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis (5/3/2026).

Dalam rilis pada Jumat (6/3/2026), Bahlil mengungkap pemerintah tengah menyiapkan langkah bertahap untuk melakukan konversi kendaraan bermotor berbahan bakar bensin menjadi kendaraan listrik, khususnya pada sepeda motor yang jumlahnya mencapai sekitar 120 juta unit di Indonesia.

“Kendaraan bermotor kita yang 120 juta motor yang memakai bensin, kita akan mencoba bertahap untuk melakukan konversi ke motor listrik,” ujar politisi Golkar ini.

Bahlil menjelaskan program konversi motor sebenarnya telah berjalan selama beberapa tahun terakhir dengan setiap tahunnya sekitar 200 ribu sepeda motor telah dikonversi dari berbahan bakar bensin menjadi motor listrik.

Ke depan, program tersebut diharapkan dapat makin dipercepat seiring dengan perkembangan teknologi yang membuat biaya konversi semakin terjangkau.

“Sekarang kan sudah mulai ada teknologi yang lebih murah, jadi mungkin sekitar 5-6 juta (rupiah), jadi semakin ke sini semakin murah,” jelasnya.

Pemerintah juga tengah memformulasikan berbagai skema dukungan agar masyarakat dapat lebih mudah melakukan konversi kendaraan dan skema tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik di Tanah Air.

“Pemerintah bisa hadir bersama-sama dalam mengurangi beban mereka dalam konversi,” kata Bahlil.

Langkah percepatan penggunaan kendaraan listrik ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mengurangi konsumsi bahan bakar minyak, menekan beban subsidi energi, serta mendorong penggunaan energi yang lebih bersih dan efisien di sektor transportasi nasional. (Sumber : setkab.go.id)

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

More in Ekonomi