DaerahReligi

Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah, Wagub Kalsel : “Jadikan Al-Qur’an Pedoman Hidup”

0

KALSEL, REPORTASE9.ID – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan (Wagub Kalsel) Hasnuryadi Sulaiman hadiri pelaksanaan Salat Isya dan Tarawih berjamaah sekaligus peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin pada Jumat (6/3/2026).

Dalam rilis pada Minggu (8/3/2026), Hasnuryadi mengajak masyarakat untuk semakin mencintai dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga menyampaikan rasa syukur karena masyarakat dapat berkumpul dalam suasana Ramadan untuk memperingati turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia.

“Alhamdulillah kita semua dikumpulkan di sini dalam nikmat kesehatan, nikmat silaturahmi, dan nikmat kesempatan untuk bersama-sama memperingati Nuzulul Qur’an di Masjid Raya Sabilal Muhtadin yang kita cintai ini,” ujarnya.

Hasnuryadi juga menyampaikan salam dari Gubernur Kalsel, Muhidin yang sebelumnya melaksanakan Safari Ramadan di Banjarbaru dan menugaskannya untuk hadir bersama masyarakat dalam peringatan Nuzulul Qur’an tersebut.

Menurutnya, Gubernur Muhidin selalu mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat terus bekerja bersama, merangkul semua pihak, dan mengabdi untuk kemajuan Banua Kalsel.

Selain itu, pada bulan suci Ramadan umat Muslim diharapkan dapat semakin meningkatkan ibadah, khususnya membaca Al-Qur’an.

“Beliau selalu mengingatkan bahwa Ramadan adalah bulan untuk meningkatkan ibadah kita, terutama membaca Al-Qur’an. Bahkan beliau secara istiqamah melaksanakan tadarus Al-Qur’an setiap malam di rumah beliau,” katanya.

Hasnuryadi menegaskan, Al-Qur’an tidak hanya dibaca sebagai ibadah, tetapi juga harus menjadi pedoman hidup yang menuntun umat manusia menuju keselamatan dunia dan akhirat.

Ia juga mengingatkan bahwa Kalsel sejak dahulu dikenal sebagai daerah religius yang melahirkan banyak ulama besar, seperti Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani, hingga para ulama yang terus membimbing masyarakat hingga saat ini.

“Kita patut bersyukur karena Banua Kalimantan Selatan diberkahi dengan para alim ulama yang menjadi panutan dan pemersatu umat,” ucapnya. (Sumber : MC Kalsel)

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

More in Daerah