KALSEL, REPORTASE9.ID – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (Dishut Kalsel) pastikan kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam tetap beroperasi dan melayani pengunjung selama libur Lebaran 2026.
Sebagai pengelola kawasan wisata alam tersebut, Dishut Kalsel juga menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan, salah satunya dengan menerapkan sistem pembayaran retribusi secara non-tunai.
Kepala Dishut Kalsel, Fathimatuzzahra di Banjarbaru pada Selasa (10/3/2026) mengatakan saat ini hampir seluruh transaksi pembayaran retribusi di Tahura Sultan Adam telah menggunakan metode non-tunai.
“Di Tahura Sultan Adam ini hampir 99,9 persen sudah tidak lagi menggunakan transaksi tunai,” ujarnya.
Fathimatuzzahra menjelaskan, penerapan sistem pembayaran non-tunai tersebut juga didukung oleh jaringan internet yang disediakan melalui kerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalsel dan Bank Indonesia.
Menurutnya, selama lima hingga enam bulan terakhir, seluruh pendapatan retribusi di kawasan wisata tersebut telah sepenuhnya menggunakan sistem pembayaran digital.
“Sudah sekitar lima sampai enam bulan pendapatan retribusi kita tidak lagi menggunakan tunai, semuanya non-tunai,” jelasnya.
Fathimatuzzahra juga mengajak masyarakat, khususnya di Kalsel, untuk menjadikan Tahura Sultan Adam sebagai salah satu tujuan wisata selama masa libur, mengingat lokasinya yang relatif dekat serta memiliki beragam potensi wisata alam.
“Kepada masyarakat Kalsel khususnya, mari berwisata ke Tahura Sultan Adam. Destinasi ini tidak kalah dengan objek wisata di luar daerah maupun di luar Kalimantan Selatan,” ajaknya. (Sumber : MC Kalsel)










Comments