Daerah

Personel Damkar Kalsel Ikuti Pelatihan Penanganan Kegawatdaruratan

0

KALSEL, REPORTASE9.ID – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Provinsi Kalimantan Selatan (Satpol PP dan Damkar Kalsel) menggelar sosialisasi peningkatan kapasitas dan kompetensi penanganan kegawatdaruratan aparatur pemadam kebakaran.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 25 orang anggota Damkar Provinsi Kalsel dan menghadirkan narasumber dari UPTD Pelayanan Krisis dan Epidemi Kesehatan Provinsi Kalsel.

Materi yang diberikan berfokus pada penanganan kondisi darurat, seperti luka terbuka dan tertutup, penanganan patah tulang, dislokasi, trauma akibat kecelakaan, hingga teknik evakuasi dan pengangkutan korban ke lokasi yang lebih aman.

Kepala Satpol PP dan Damkar Provinsi Kalsel, Dany Matera Saputra, melalui Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat dan Pemadam Kebakaran, Maulana Fatahillah di Banjarbaru pada Rabu (8/4/2026) menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kemampuan teknis aparatur di lapangan.

Menurutnya, para personel Damkar sejatinya telah memiliki kemampuan dasar dalam penanganan kegawatdaruratan, namun melalui pelatihan ini diharapkan kemampuan tersebut diperkuat dengan pengetahuan yang lebih mutakhir dan praktik yang lebih spesifik.

“Anggota kita sebenarnya sudah memiliki dasar, tetapi masih pada level dasar. Melalui kegiatan ini, kita perbarui pengetahuan mereka, kita tingkatkan lagi kapasitasnya agar lebih siap dalam menangani berbagai kondisi darurat di lapangan,” katanya.

Maulana menjelaskan, kasus kegawatdaruratan yang ditangani Damkar di lapangan cukup beragam, mulai dari masyarakat pingsan di area publik, hingga kecelakaan lalu lintas, yang didominasi kecelakaan tunggal.

“Di kawasan perkantoran, termasuk sekitar Kantor Gubernur, cukup sering terjadi kejadian seperti masyarakat pingsan maupun kecelakaan tunggal, misalnya kendaraan yang masuk ke parit. Selain itu, di pos-pos siaga seperti saat banjir, kejadian darurat juga masih sering terjadi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Maulana berharap melalui kegiatan ini, kemampuan teknis personel Damkar semakin meningkat sehingga dapat meminimalisir kesalahan dalam penanganan di lapangan.

“Harapannya tentu peningkatan pengetahuan dan kesiapsiagaan personel. Dengan begitu, penanganan bisa lebih tepat, risiko kesalahan dapat diminimalkan, dan yang paling utama adalah memberikan rasa aman serta keselamatan bagi masyarakat,” pungkasnya. (Sumber : MC Kalsel)

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

More in Daerah