Kabupaten Banjar

Harga Plastik Naik, DKUMPP Banjar Imbau UMKM Kurangi Pemakaian dan Distributor Tak Berlebihan

0

BANJAR, REPORTASE9.ID – Kenaikan harga plastik yang belakangan terjadi turut berdampak pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Banjar. Kondisi ini disinyalir dipengaruhi situasi geopolitik global, khususnya konflik di Timur Tengah yang berdampak pada bahan baku plastik.

Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar mengimbau para distributor agar tidak menaikkan harga secara berlebihan serta mengajak masyarakat dan pelaku UMKM untuk mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala DKUMPP Banjar, Linda Yuniati menjelaskan, bahwa meski harga mengalami kenaikan, ketersediaan plastik di dalam negeri sejatinya masih aman.

“Dari informasi Kementerian Perindustrian, pasokan plastik sebenarnya aman. Hanya saja situasi geopolitik ini memicu distributor sehingga harga di pasaran ikut naik,” ujarnya saat dihubungi reportase9.id, Kamis (09/04/2026).

Ia mengakui, kenaikan harga plastik berimbas langsung kepada UMKM, terutama yang bergantung pada kemasan plastik seperti pedagang minuman dan makanan.

Meski demikian, pemerintah daerah memiliki keterbatasan dalam mengintervensi harga di tingkat distributor karena mengikuti mekanisme pasar. Oleh sebab itu, langkah yang dilakukan lebih kepada imbauan.

“Kami mengimbau distributor agar tidak menaikkan harga secara berlebihan. Selain itu, kami juga mendorong masyarakat untuk mulai mengurangi penggunaan plastik,” imbaunya.

Ia juga menilai kondisi ini dapat menjadi momentum untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat ke arah yang lebih ramah lingkungan. Salah satunya dengan mulai mengurangi ketergantungan pada plastik sekali pakai, seperti membawa tumbler saat membeli minuman serta menggunakan tas belanja berbahan kain atau wadah pakai ulang ketika berbelanja ke pasar.

“Kalau konsumsi plastik berkurang, otomatis permintaan juga turun. Ini bisa menekan harga di pasaran,” jelasnya.

Terkait potensi dampak lanjutan terhadap harga bahan pokok, ia menegaskan, DKUMPP tetap memprioritaskan pengendalian komoditas kebutuhan pokok agar harganya tetap stabil di pasaran.

“Kami di DKUMPP berfokus pada pengendalian bahan pokok penting. Sementara untuk persoalan plastik, langkah yang kami lakukan lebih kepada imbauan dan edukasi,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan, kenaikan harga plastik tidak hanya terjadi di Kabupaten Banjar, melainkan hampir merata di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

Ke depan, pemerintah daerah akan terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha agar lebih bijak dalam penggunaan plastik. Selain itu, pelaku UMKM juga didorong untuk mulai beradaptasi dengan penggunaan kemasan alternatif yang lebih efisien dan ramah lingkungan, guna menekan biaya produksi di tengah kenaikan harga saat ini.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like