BANJAR, REPORTASE9.ID – Langkah nyata menuju pengelolaan sampah yang lebih modern dan ramah lingkungan kembali diperlihatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar dengan ikut serta menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembangunan Instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) untuk kawasan aglomerasi Banjarmasin Raya, Kamis (9/4/2026).
Penandatanganan yang dilakukan Bupati Banjar Saidi Mansyur bersama Wali Kota Banjarmasin M Yamin dan Bupati Barito Kuala Bahrul Ilmi di Gedung Auditorium KH Idham Chalid, Banjarbaru ini menjadi momentum penting kolaborasi lintas daerah dalam proyek strategis tersebut.
Dalam rilis pada Sabtu (11/4/2026), Saidi Mansyur mengungkapkan kerja sama ini bukan sekadar kesepakatan administratif, melainkan langkah bersama untuk menjawab persoalan klasik yang dihadapi daerah, yakni pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
“Kita memandang, sinergi antarwilayah menjadi kunci agar persoalan lingkungan bisa ditangani secara lebih efektif dan berdampak luas,” ujarnya.
Saidi menegaskan kesiapan daerahnya untuk mendukung penuh program ini, termasuk dalam hal penyediaan kebutuhan yang diperlukan.
“Kita berharap, kehadiran fasilitas PSEL tidak hanya mengurangi beban lingkungan, tetapi juga memberi nilai tambah berupa energi yang bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Saidi menyebut proyek ini dirancang sebagai program jangka panjang, sehingga dibutuhkan komitmen yang konsisten dari seluruh pihak.
“Selain itu, kesadaran masyarakat juga menjadi faktor penting, terutama dalam hal pemilahan sampah sejak dari sumbernya,” katanya.
Dengan semangat kebersamaan, Saidi optimistis kerja sama ini akan menjadi langkah besar menuju lingkungan yang lebih bersih sekaligus masa depan energi yang lebih berkelanjutan di Kalimantan Selatan.
Dalam kesempatan itu, turut hadir perwakilan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Program ini sendiri mendapat dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), yang menilai kolaborasi ini sebagai bagian penting dari upaya mendorong pemanfaatan sampah menjadi sumber energi alternatif.
Melalui kerja sama ini, kawasan Banjarmasin Raya, meliputi Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Barito Kuala diproyeksikan mampu mengelola ratusan ton sampah setiap harinya.
Nantinya, sampah tersebut akan diolah menjadi energi listrik dengan teknologi yang lebih ramah lingkungan. (Sumber : Media Center Banjar)















Comments