KALSEL, REPORTASE9.ID – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Selatan (Dinas PMD Kalsel) terus gencarkan berbagai upaya untuk mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) berkembang menjadi kategori maju dan mandiri.
Dalam rilis pada Jumat (17/4/2026), Kepala Dinas PMD Kalsel, Iwan Ristianto melalui Kepala Seksi Pengembangan dan Pemberdayaan Lembaga Ekonomi Desa, Indah Novita Purnamasari menyampaikan sejumlah langkah strategis telah dilakukan guna meningkatkan kapasitas dan daya saing BUMDesa di daerah.
“Sejauh ini, selain pembinaan langsung ke lapangan, kami juga baru-baru ini menyelenggarakan webinar yang membahas penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) serta strategi pendorongan pemasaran bagi BUMDesa,” ujarnya pada Kamis (16/4/2026).
Indah menjelaskan pembinaan lapangan yang selama ini dilakukan menemukan sejumlah kendala yang masih dihadapi BUMDesa, terutama terkait belum tersusunnya SOP yang baik serta lemahnya strategi pemasaran produk maupun jasa yang dimiliki.
“Sebagian besar BUMDesa masih menghadapi persoalan mendasar, seperti belum memiliki SOP dan belum optimal dalam pemasaran. Ini menjadi perhatian utama kami,” jelasnya.
Sebagai tindak lanjut, Dinas PMD Kalsel mendorong adanya pendampingan berkelanjutan, salah satunya melalui kegiatan webinar yang difokuskan pada penguatan manajemen dan pemasaran.
“Melalui webinar tersebut, kami berharap BUMDesa dapat menyusun SOP yang jelas serta memiliki strategi pemasaran yang lebih efektif, sehingga mampu meningkatkan kinerja usaha,” tambahnya.
Selain itu, saat ini Dinas PMD Kalsel juga tengah melakukan proses pemeringkatan BUMDesa untuk mengetahui kondisi dan posisi masing-masing BUMDesa di tahun berjalan.
“Pemeringkatan ini penting untuk melihat sejauh mana perkembangan BUMDesa, sehingga ke depan pembinaan dapat lebih terarah dan tepat sasaran,” pungkas Indah.
Melalui berbagai upaya tersebut, diharapkan BUMDesa di Kalsel dapat terus berkembang, naik kelas menjadi BUMDesa maju, serta berkontribusi nyata dalam meningkatkan perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat. (Sumber : MC Kalsel)











Comments