BANJAR, REPORTASE9.ID – Sebagai upaya memperkuat peran pemuda dalam pembangunan desa, Pemerintah Kabupaten Banjar mendorong Karang Taruna menjadi organisasi yang mandiri dan adaptif terhadap media digital, termasuk dalam mendukung promosi UMKM dan pengembangan potensi wisata desa.
Dorongan tersebut disampaikan Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Alhabsyi saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Karang Taruna Se-Kabupaten Banjar Tahun 2026 di Hotel Rodhita Banjarbaru, Selasa (21/04/2026).
Menurut Habib Idrus, Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan sekaligus mitra pemerintah desa memiliki peran strategis yang tidak hanya terbatas pada kegiatan olahraga dan kesenian, tetapi juga dalam mendukung pemberdayaan pemuda dan pembangunan desa yang lebih luas.
Ia menilai, penguatan kapasitas Karang Taruna perlu diarahkan pada kemandirian organisasi, termasuk mendorong keterlibatan pemuda dalam pengembangan UMKM, promosi potensi wisata desa, hingga kegiatan ekonomi produktif lainnya.
Selain itu, penguasaan media digital dinilai menjadi kebutuhan penting di tengah tuntutan keterbukaan informasi desa. Melalui kemampuan mengelola media informasi, termasuk pembuatan konten digital seperti video promosi, Karang Taruna diharapkan mampu membantu mengenalkan potensi desa sekaligus mendukung pembangunan berbasis informasi.
“Karang Taruna jangan hanya menjadi pelengkap, tetapi harus menjadi pelaku utama yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya
Ia juga mengajak seluruh anggota Karang Taruna memanfaatkan forum komunikasi Karang Taruna Kabupaten Banjar sebagai wadah memperkuat jejaring, menampung aspirasi, serta mengembangkan gagasan dari tingkat desa hingga kabupaten.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Banjar, M Hafidz Anshari mengatakan, bimbingan teknis ini difokuskan untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap tugas pokok dan fungsi Karang Taruna, sekaligus mendorong peran organisasi dalam mendukung pembangunan desa.
Menurutnya, Karang Taruna juga didorong mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk mendukung pengelolaan informasi desa dan promosi potensi lokal melalui media digital.
“Hari ini ada 160 peserta yang mengikuti kegiatan ini sebagai perwakilan dari desa dan kecamatan. Mudah-mudahan ke depan kegiatan serupa dapat menjangkau lebih banyak desa,” ujarnya.
Melalui bimbingan teknis ini, pemerintah daerah berharap Karang Taruna semakin mandiri, adaptif terhadap perkembangan digital, dan mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan desa di Kabupaten Banjar.











Comments