Daerah

Perkuat Ketersediaan Benih Unggul, UPB Sungai Tabuk Tanam Benih Padi Lokal Bersertifikat

0

KALSEL, REPORTASE9.ID – Unit Produksi Benih (UPB) Sungai Tabuk yang dikelola Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan (BBTPH Kalsel) laksanakan kegiatan tanam sertifikasi benih padi lokal seluas 2 hektare di lahan persawahan UPB Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar pada Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan benih unggul sekaligus mendorong pengembangan varietas lokal yang adaptif dan memiliki daya saing di pasaran.

Adapun varietas yang ditanam terdiri dari padi lokal Siam Madu Murakata seluas 1,5 hektare dan Siam Barambai seluas 0,5 hektare, di mana kedua varietas ini dikenal sebagai benih lokal unggulan yang telah dilepas dan diminati oleh petani di Kalsel.

Kepala BBTPH Kalsel, Sigid Sarsanto mengatakan penanaman ini merupakan tahap awal dalam penyediaan benih sumber yang nantinya akan dikembangkan lebih lanjut oleh para penangkar.

“Benih yang kita tanam ini merupakan benih sumber. Nantinya akan ditangkarkan oleh penangkar untuk kemudian dikembangkan menjadi benih sebar yang siap digunakan oleh petani,” ujarnya.

Sigid menambahkan, khusus untuk varietas Siam Madu Murakata, permintaan pasar cukup tinggi, bahkan benih tersebut telah dipesan sebelumnya oleh daerah Hulu Sungai Tengah meskipun masih dalam tahap tanam.

“Artinya, minat terhadap varietas lokal ini terus meningkat. Siam Madu Murakata sudah mulai mampu bersaing di pasaran dan menjadi salah satu yang paling diminati,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sigid menyampaikan dalam satu tahun, produksi benih dilakukan satu kali siklus tanam dengan masa tanam hingga panen sekitar 120 hari.

Dengan pola tanam tersebut, panen diperkirakan berlangsung pada Agustus mendatang dan hasilnya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan benih pada musim tanam berikutnya, yakni Oktober hingga Maret.

Sementara itu Penanggung Jawab UPB Sungai Tabuk, Khairiyadi menegaskan kegiatan ini juga menjadi kontribusi nyata dalam memperkuat sistem perbenihan daerah.

“Total luas tanam saat ini 2 hektare. Ini menjadi bagian dari kontribusi kita dalam penyediaan benih unggul lokal. Harapannya, hasilnya nanti bisa terus dikembangkan dan didistribusikan secara luas,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kalsel terus berkomitmen meningkatkan kualitas dan ketersediaan benih padi lokal guna mendukung ketahanan pangan serta kesejahteraan petani di daerah. (Sumber : MC Kalsel)

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

More in Daerah