InfrastrukturKabupaten Banjar

Kebut Pembangunan Bendungan Riam Kiwa, Pemkab Banjar Pastikan Kesiapan Lahan & Dukungan Warga

0

BANJAR, REPORTASE9.ID – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menegaskan komitmen untuk mengawal percepatan pembangunan Bendungan Riam Kiwa agar terealisasi pada 2026, dalam rapat kerja lintas komisi di Ruang Rapat Ismail Abdullah, Gedung B lantai 4 Kantor DPRD Kalsel pada Selasa (21/4/2026).

Rapat yang dihadiri unsur pimpinan dan anggota DPRD Kalsel, instansi teknis, tenaga ahli gubernur, serta perwakilan Pemkab Banjar ini mengevaluasi progres pembangunan sekaligus memastikan kesiapan pelaksanaan proyek yang telah direncanakan sejak lama.

Ketua DPRD Kalsel menekankan pentingnya peran seluruh pihak sesuai tugas dan fungsi masing-masing untuk mempercepat tahapan pembangunan.

DPRD juga mengingatkan agar proses pembebasan dan penetapan lahan tuntas dan tidak menyisakan masalah hukum maupun sosial.

Sementara itu Pemerintah Kabupaten Banjar menyatakan kesiapan lahan Bendungan Riam Kiwa sudah berada pada tahap akhir.

Dalam rilis pada Kamis (23/4/2026), Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Banjar, Ikhwansyah menyebut Pemkab terus melakukan langkah percepatan, termasuk koordinasi intensif dengan warga terdampak.

“Secara umum kesiapan lahan telah berada pada tahap akhir. Saat ini, proses berlanjut pada penilaian tanaman milik warga yang berada di atas lahan terdampak,” ujarnya.

Ikhwansyah menambahkan penilaian akan dilakukan oleh appraisal independen guna memastikan transparansi dan keadilan dalam penentuan nilai ganti rugi.

“Pendekatan ini diharapkan dapat menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus meminimalisir potensi konflik sosial,” katanya.

Menurut Ikhwansyah, dukungan masyarakat terhadap pembangunan Bendungan Riam Kiwa pada prinsipnya cukup baik dan menjadi modal penting mendorong kelancaran proyek.

Selain aspek lahan, rapat juga menyoroti pentingnya koordinasi lintas sektor dengan pemerintah pusat dan balai teknis sumber daya air.

Sinkronisasi kebijakan dan dukungan anggaran dinilai krusial agar tahapan pembangunan berjalan sesuai target, karena Bendungan Riam Kiwa dirancang multifungsi yaitu pengendali banjir di Kabupaten Banjar dan sekitarnya, irigasi pertanian, penyediaan air baku, hingga potensi pengembangan PLTA dan kawasan bendungan yang juga berpeluang dikembangkan sebagai destinasi wisata baru.

Secara teknis, Bendungan Riam Kiwa ini direncanakan setinggi 51 meter dengan panjang puncak 490 meter dan kapasitas tampungan mencapai lebih dari 90 juta meter kubik serta luas genangan sekitar 654 hektare.

Dengan kesiapan yang semakin matang, DPRD dan Pemkab Banjar berharap proyek tidak lagi tertunda dan segera memberi manfaat luas bagi masyarakat. (Sumber : Media Center Banjar)

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like