BANJAR, REPORTASE9.ID – Pemantauan kasus anak stunting di Kabupaten Banjar mulai memanfaatkan Layanan telemedicine KOMEN (Konsultasi Medis Online) milik Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pemanfaatan layanan tersebut berlangsung di Poliklinik Gizi Klinik RSUD Ratu Zalecha pada Rabu (13/5/2026).
Dalam rilis pada Sabtu (16/5/2026), Dokter Spesialis Gizi Klinik RSUD Ratu Zalecha, dr. Taufik Rahmadi, mengatakan aplikasi telemedicine KOMEN dapat membantu dokter rumah sakit dalam memberikan layanan konsultasi medis secara daring.
“Pemanfaatan aplikasi ini mempermudah layanan konsultasi medis secara online,” ujarnya.
Taufik menjelaskan saat ini penggunaan layanan telemedicine di RSUD Ratu Zalecha masih difokuskan pada penanganan kasus anak stunting di Kabupaten Banjar.
Menurutnya, layanan telemedicine tersebut sementara dijadwalkan setiap Rabu dan Kamis. Program ini menjadi bagian dari pemantauan anak berisiko stunting melalui kolaborasi antara RSUD Ratu Zalecha, Dinas Kesehatan, dan puskesmas di wilayah Kabupaten Banjar.
Selain itu, Taufik mengimbau para orang tua agar aktif memantau pertumbuhan anak dengan rutin membawa anak ke fasilitas kesehatan untuk melakukan penimbangan berat badan setiap bulan.
“Partisipasi orang tua untuk selalu membawa anaknya ditimbang berat badannya setiap bulan. Jika berat badan tidak naik pada penimbangan bulan kedua, maka anak tersebut diprioritaskan mendapatkan intervensi pencegahan stunting agar dapat ditangani lebih cepat,” jelasnya.
Melalui pemanfaatan telemedicine KOMEN, diharapkan proses pemantauan dan intervensi kasus stunting dapat dilakukan lebih cepat, efektif, serta menjangkau lebih banyak masyarakat. (Sumber : Media Center Banjar)















Comments