Kabupaten Banjar

Buser Cup 690 Resmi Digelar, 128 Tim Relawan Pemadam Kebakaran se-Kalsel Unjuk Ketangkasan

0

BANJAR, REPORTASE9.ID – Sebanyak 128 tim relawan pemadam kebakaran dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan (Kalsel) ambil bagian dalam ajang lomba ketangkasan Buser Cup 690 yang digelar di SDN Indrasari 2 Bincau, Kabupaten Banjar, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan yang digelar Buser 690 tersebut bertujuan untun memperkuat solidaritas serta meningkatkan kemampuan relawan dalam penanganan kebakaran.

Bupati Banjar, H Saidi Mansyur melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Banjar, H. Ikhwansyah memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Buser Cup 690 yang dinilai mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mempererat kebersamaan antarrelawan pemadam kebakaran di Kalsel.

“Kami mewakili Bapak Bupati Banjar berharap semoga dari acara Buser Cup 690 ini dapat menghasilkan semangat dan semakin baiknya BPK yang ada di Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Menurut Ikhwansyah, relawan pemadam kebakaran memiliki peran penting dalam membantu masyarakat, tidak hanya saat terjadi kebakaran, tetapi juga dalam berbagai kondisi kedaruratan lainnya. Karena itu, kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan dan kekompakan relawan perlu terus mendapat dukungan.

Sementara itu, Ketua Buser 690 Kabupaten Banjar, Hasan Hamdan mengatakan, Buser Cup 690 tahun ini menjadi ajang perdana yang diselenggarakan oleh Buser 690 di bawah kepengurusan baru. Sebelumnya, kegiatan serupa lebih banyak dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP).

Salam kegiatan ini antusiasme peserta cukup tinggi dengan keikutsertaan tim dari 11 kabupaten/kota di Kalsel. Adapun peserta yang menempuh perjalanan paling jauh berasal dari Kabupaten Tabalong.

Hasan menuturkan, Buser Cup 690 direncanakan menjadi agenda rutin tahunan. Selain itu, pihaknya juga akan terus membangun kolaborasi dengan instansi terkait, termasuk DPKP, dalam berbagai kegiatan peningkatan kapasitas relawan.

Ia menegaskan, tujuan utama penyelenggaraan kegiatan tersebut bukan semata-mata kompetisi, melainkan sebagai sarana mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan antarrelawan pemadam kebakaran yang selama ini bertugas membantu masyarakat saat terjadi musibah.

“Harapan kami yang pertama tentu terjalinnya silaturahmi, kemudian menjaga kekompakan tim. Selain itu, kegiatan ini juga bisa menjadi patokan kemampuan anggota ketika menghadapi musibah kebakaran di lapangan,” jelasnya.

Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi wadah bertukar pengalaman dan pengetahuan antarpeserta, sehingga koordinasi dan kerja sama dalam penanganan kebakaran maupun keadaan darurat lainnya dapat semakin baik.

Untuk menambah semangat peserta, panitia menyediakan hadiah berupa uang pembinaan senilai Rp30 juta. Tidak hanya itu, tersedia pula satu unit mesin pemadam merek Motoyama senilai sekitar Rp25 juta yang akan diberikan kepada pemenang.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like