BALANGAN, REPORTASE9.ID – Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (Forum PRB) Kabupaten Balangan ikut serta mendukung dan menyukseskan kegiatan Babarasih Aliran Sungai Balangan (BASARUAN) ke-4 2026 yang digelar di Desa Balang, Kabupaten Balangan pada Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan ini bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim” dan tagar #NowForClimate. BASARUAN 4 dilaksanakan selama dua hari, 20–21 Juni 2026, sebagai aksi nyata menjaga kebersihan dan kelestarian Sungai Balangan.
Sekretaris Forum PRB Kabupaten Balangan, Surya Dharma, yang mewakili Ketua Forum PRB hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan keterlibatan Forum PRB adalah wujud komitmen pengurangan risiko bencana berbasis lingkungan.
“Mengikuti dan mendukung kegiatan Basaruan ini adalah bagian dari upaya kami bersama menjaga daerah aliran sungai. Sungai yang bersih dan daerah resapan yang terjaga akan mengurangi risiko banjir dan longsor saat musim hujan,” ujar Surya Dharma.
Sebagai simbol dukungan, perwakilan Forum PRB turut melakukan penanaman pohon di bantaran Sungai Balangan. Aksi ini sejalan dengan semangat Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 untuk aksi iklim dan restorasi ekosistem. Papan nama “Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB)” dipasang sebagai penanda komitmen forum dalam menjaga Daerah Aliran Sungai (DAS) Balangan.
Kepala Pelaksana BPBD Balangan melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Jumaidil Hairi, menegaskan kegiatan BASARUAN sejalan dengan tugas pencegahan dan kesiapsiagaan bencana. Melalui sinergi dengan Forum PRB, pemerintah desa, masyarakat, dan pegiat lingkungan, diharapkan kesadaran menjaga sungai dan lingkungan semakin tumbuh.
“BPBD Balangan berkomitmen hadir tidak hanya saat tanggap darurat, tapi juga pada tahap pencegahan. Kegiatan seperti Basaruan 4 ini adalah investasi pengurangan risiko bencana jangka panjang,” tegasnya.
Kegiatan Basaruan 4 ini menjadi bukti nyata bahwa menjaga alam terutama aliran sungai terus diwujudkan melalui aksi kolaboratif bersama masyarakat dan forum kebencanaan. (Sumber : infopublik.id/MC Balangan)















Comments