KALSEL, REPORTASE9.ID – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar kegiatan Gerakan Indonesia Asri dengan melakukan penanaman 1.000 pohon di sejumlah lokasi di Kalsel, Minggu (22/6/2026).
Salah satu titik utama penanaman dilaksanakan di Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) Kota Banjarbaru dan dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel, Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Kalsel, para pejabat utama Polda Kalsel beserta istri, serta Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru yang diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Shanty Eka Septiani.

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan, penanaman pohon ini merupakan bagian dari upaya penghijauan dan reboisasi yang terus didorong Polda Kalsel sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
“Sore hari ini kita melaksanakan kegiatan penanaman 1.000 pohon yang dilaksanakan di beberapa lokasi di Kalsel. Selain di Taman Kehati Banjarbaru, penanaman juga dilakukan di kawasan Masjid Syekh Ahmad Al-Banjari, Mako Brimob, dan Mako Polda Kalsel,” ujarnya.
Menurutnya, berbagai jenis pohon ditanam dalam kegiatan tersebut, di antaranya pala, pinus, merbau dan sejumlah tanaman lainnya yang dinilai sesuai untuk mendukung penghijauan di Kalsel.
Ia juga menjelaskan, Taman Kehati dipilih sebagai salah satu lokasi penanaman karena memiliki potensi sebagai kawasan konservasi yang dapat mendukung pelestarian lingkungan di Kota Banjarbaru.
“Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong upaya penghijauan dan reboisasi di Kalsel agar terus berlanjut, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda,” harapnya.
Sementara itu, Kepala DLH Kota Banjarbaru, Shanty Eka Septiani menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan penanaman pohon yang digelar Polda Kalsel di kawasan Taman Kehati.
Menurutnya, Pemkot Banjarbaru mendukung kegiatan tersebut dengan menyediakan lokasi penanaman yang memang diperuntukkan sebagai kawasan pelestarian keanekaragaman hayati Kalimantan.
“Taman Kehati ini ditanami berbagai jenis tanaman yang hidup dan menjadi bagian dari ekosistem Kalimantan. Jadi masyarakat bisa melihat gambaran atau miniatur hutan Kalimantan di kawasan ini,” jelasnya.
Ia menambahkan, Taman Kehati ke depan tidak hanya menjadi kawasan konservasi flora, tetapi juga akan dilengkapi berbagai satwa sebagai sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat.
“Saat ini kami sedang dalam proses pembuatan kandang rusa. Nantinya juga akan ada burung-burung yang ditempatkan di sini, sehingga masyarakat tidak hanya bisa melihat tanamannya, tetapi juga fauna yang menjadi bagian dari ekosistem Kalimantan,” pungkasnya.















Comments