BANJAR, REPORTASE9.ID – Guna mencegah terulangnya kejadian pohon tumbang yang dapat membahayakan pengguna jalan, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar berencana melakukan pemeliharaan sejumlah pohon di sepanjang Jalan Veteran, Kecamatan Martapura.
Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (P2KLH) DPRKPLH Kabupaten Banjar, Muhammad Saufi mengatakan, Jalan Veteran telah masuk dalam perencanaan pemeliharaan pohon karena kondisi sejumlah pohon di kawasan tersebut dinilai perlu mendapat perhatian.
“Untuk Jalan Veteran sementara ini sudah kami rencanakan. Namun kami tetap melihat kondisi di lapangan terlebih dahulu untuk menentukan langkah penanganannya,” ujarnya saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (25/06/2026).
Ia juga mengungkapkan, tim DPRKPLH telah melakukan pengecekan terhadap sejumlah pohon di ruas jalan tersebut. Langkah pemeliharaan akan diprioritaskan pada pohon-pohon yang dinilai memiliki tingkat risiko tinggi terhadap keselamatan pengguna jalan.
Ia menegaskan, pihaknya tidak ingin menunggu hingga terjadi insiden sebelum melakukan tindakan. Karena itu, evaluasi kondisi pohon terus dilakukan guna mengetahui apakah masih cukup aman atau sudah memerlukan pemangkasan maupun penebangan.
“Kalau memang sudah sangat membahayakan, tentu akan kami tangani. Jadi tidak harus menunggu ada kejadian atau kecelakaan terlebih dahulu,” tegasnya.
Ia menjelaskan, pemeliharaan dan peremajaan pohon menjadi bagian dari upaya DPRKPLH untuk mengurangi risiko pohon tumbang, terutama saat cuaca ekstrem yang berpotensi membahayakan masyarakat.
Namun, tingginya permintaan penanganan pohon dari masyarakat menjadi tantangan tersendiri bagi DPRKPLH. Selain menerima laporan melalui surat permohonan, pihaknya juga harus melakukan penilaian terhadap kondisi pohon di berbagai lokasi yang dianggap berpotensi membahayakan.
“Kami berusaha semaksimal mungkin dan seoptimal mungkin melakukan pemeliharaan pohon yang dianggap berisiko. Namun karena keterbatasan sarana dan sumber daya manusia, kami tidak selalu bisa memenuhi seluruh permohonan dengan cepat,” jelasnya.
Selain itu, proses pemeliharaan maupun penebangan pohon berukuran besar memerlukan waktu dan penanganan khusus. Menurutnya, pohon dengan diameter besar tidak bisa ditangani secara sembarangan karena membutuhkan peralatan memadai serta tenaga yang memiliki keahlian khusus.
“Kalau diameter pohonnya sudah lebih dari satu meter, pengerjaannya cukup rumit dan memerlukan waktu lebih lama. Kami juga harus memperhitungkan faktor keselamatan dan berkoordinasi dengan pihak terkait, terutama dalam pengaturan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung,” terangnya.
DPRKPLH Kabupaten Banjar memastikan pemantauan terhadap pohon-pohon di Jalan Veteran akan terus dilakukan. Jika ditemukan pohon yang berisiko tinggi tumbang atau membahayakan pengguna jalan, penanganan akan segera dilakukan sesuai tingkat urgensinya sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya kejadian yang tidak diinginkan.















Comments