BANJAR, REPORTASE9.ID – Puskesmas Mataraman bersama kader kesehatan Desa Bawahan Selan laksanakan kegiatan pemeriksaan jentik nyamuk pada tempat-tempat penampungan air milik warga di Desa Bawahan Selan, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar pada Senin (13/7/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Puskesmas Mataraman kunjungi sejumlah rumah warga untuk memeriksa berbagai tempat yang berpotensi menjadi sarang perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, seperti bak mandi, drum penampungan air, ember, tempayan, talang air, hingga wadah-wadah yang dapat menampung air hujan.
Petugas kesehatan bersama kader melakukan pemantauan secara langsung terhadap keberadaan jentik nyamuk sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah utama pencegahan DBD.
Dalam kegiatan tersebut, warga juga diberikan pemahaman mengenai penerapan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui metode 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air secara rutin, menutup rapat tempat penampungan air, memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, serta melakukan berbagai tindakan pencegahan lainnya.
Petugas Puskesmas Mataraman menjelaskan pemeriksaan jentik secara berkala sangat penting untuk mengetahui tingkat risiko penyebaran nyamuk penyebab DBD di lingkungan masyarakat. Dengan ditemukannya jentik sejak dini, langkah pengendalian dapat segera dilakukan sebelum berkembang menjadi ancaman yang lebih besar.
“Pencegahan DBD tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas kesehatan, tetapi memerlukan keterlibatan aktif seluruh masyarakat. Pemeriksaan jentik dan pemberantasan sarang nyamuk secara rutin merupakan langkah sederhana namun sangat efektif dalam mencegah penyebaran penyakit,” jelas petugas.
Selain melakukan pemeriksaan, kader kesehatan juga mengajak masyarakat untuk membiasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga kebersihan lingkungan rumah, serta melakukan pemeriksaan jentik secara mandiri minimal satu kali dalam seminggu.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang menyadari pentingnya upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Warga juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai langkah-langkah menjaga lingkungan agar tetap bersih dan bebas dari sarang nyamuk.
Melalui kegiatan pemeriksaan jentik nyamuk ini, Puskesmas Mataraman dan kader kesehatan Desa Bawahan Selan berharap kesadaran masyarakat terhadap pencegahan DBD semakin meningkat. Dengan dukungan dan partisipasi aktif seluruh warga, diharapkan lingkungan desa tetap bersih, sehat, dan terbebas dari ancaman penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk. (Sumber : Media Center Banjar)











Comments