BANJAR, REPORTASE9.ID – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tingkat Pelajar Tahun 2026 sebagai upaya pembinaan dan pencarian bibit atlet potensial.
Kejuaraan yang mempertandingkan empat cabang olahraga tersebut resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar Yudi Andrea mewakili Bupati Banjar, di Aula Kecamatan Martapura pada Senin (20/7/2026).
Ratusan atlet pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Banjar ambil bagian dalam kejuaraan yang mempertandingkan cabang olahraga pencak silat, karate, panahan dan taekwondo.
Ajang ini menjadi wadah pembinaan prestasi sekaligus seleksi atlet yang diproyeksikan mewakili Kabupaten Banjar pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Sekda Banjar Yudi Andrea menegaskan olahraga tidak hanya mengukur kemampuan fisik semata, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter generasi muda.
“Olahraga mengajarkan disiplin, kerja keras, tanggung jawab, sportivitas serta semangat persaudaraan. Nilai-nilai inilah yang harus terus ditanamkan kepada para pelajar sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” ujarnya.
Yudi berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaik dengan menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding. Menurutnya, kemenangan memang menjadi target, namun proses pembelajaran, pengalaman bertanding dan pembentukan mental juara merupakan nilai yang jauh lebih penting.
“Kejurda ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet pelajar berbakat yang nantinya dapat mengharumkan nama Kabupaten Banjar di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Bagi peserta yang baru pertama kali mengikuti kejuaraan, jadikan momentum ini sebagai pengalaman berharga untuk terus meningkatkan kemampuan dan prestasi,” tambahnya.
Sementara itu Kepala Bidang Olahraga Disbudporapar Kabupaten Banjar Ahmad Yasser Noor Hafidz menjelaskan Kejurda Tingkat Pelajar merupakan bagian penting dari sistem pembinaan olahraga prestasi di daerah. Menurutnya, kejuaraan ini menjadi tahapan seleksi, penjaringan, sekaligus evaluasi kemampuan atlet muda sebelum dipersiapkan menghadapi POPDA tingkat provinsi.
“Ada empat cabor yang dipertandingkan yakni pencak silat, karate, panahan dan taekwondo. Peserta berasal dari jenjang SD, SMP hingga SMA/sederajat yang dikelompokkan sesuai kategori usia dan ketentuan masing-masing cabor,” jelasnya.
Ia menambahkan, melalui kompetisi yang berjenjang dan berkesinambungan, Pemkab Banjar berkomitmen memperkuat ekosistem pembinaan olahraga pelajar agar mampu mencetak atlet-atlet muda yang kompetitif, berkarakter serta siap membawa nama Kabupaten Banjar meraih prestasi pada berbagai kejuaraan di tingkat yang lebih tinggi. (Sumber : Media Center Banjar)











Comments