BANJARBARU, REPORTASE9.ID – Pemerintah Kota Banjarbaru memberikan apresiasi kepada para kafilah yang telah mengharumkan nama daerah dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) Ke-XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan bonus yang dilakukan langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, di Ruang Tamu Utama Wali Kota Banjarbaru, Senin (10/8/2026).
Sebanyak 23 kafilah Banjarbaru berhasil mencatatkan prestasi dengan meraih juara pada sejumlah cabang yang diperlombakan dalam MTQN tingkat Provinsi Kalsel yang berlangsung di Kabupaten Barito Kuala (Batola).
Erna Lisa Halaby menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas perjuangan para kafilah yang telah membawa nama Banjarbaru dalam kompetisi tersebut. Menurutnya, capaian yang diraih merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, serta semangat para peserta selama mengikuti rangkaian MTQN.
Namun, ia menegaskan bahwa MTQ memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar kompetisi untuk meraih prestasi.
“Ajang ini bukan semata-mata untuk mengejar dan meraih juara dalam perlombaan, melainkan menjadi sarana ibadah dan syiar keagamaan. Hal terpenting adalah bagaimana kita selalu menanamkan dan membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Erna.
Ia pun mendorong para kafilah untuk tidak berhenti mengasah kemampuan. Terlebih, para peserta masih memiliki kesempatan untuk kembali menunjukkan kemampuan pada jenjang yang lebih tinggi.
MTQ Tingkat Nasional dijadwalkan berlangsung di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada September 2026. Karena itu, Erna berpesan agar para kafilah memanfaatkan waktu yang ada untuk mempersiapkan diri secara maksimal.
Selain meningkatkan kemampuan, para peserta juga diminta menjaga kesehatan dan memperkuat kekompakan selama menjalani proses persiapan. Menariknya, perhatian Pemkot Banjarbaru tidak hanya diberikan kepada mereka yang berhasil meraih juara.
Seluruh anggota Kafilah Kota Banjarbaru yang telah berpartisipasi dalam MTQN Ke-XXXVII Tingkat Provinsi Kalsel juga mendapatkan bonus sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan dan kontribusinya.
Bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, Erna meminta agar hasil tersebut tidak menjadi alasan untuk berkecil hati. Sebaliknya, pengalaman selama mengikuti MTQ diharapkan menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan.
“Semangat untuk mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an jangan berhenti setelah perlombaan selesai,” pesannya.
Melalui pemberian bonus ini, Pemkot Banjarbaru berharap apresiasi tersebut dapat menjadi penyemangat bagi para kafilah untuk terus berprestasi. Lebih dari itu, para peserta diharapkan mampu menjadi generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan di bidang tilawatil Qur’an, tetapi juga konsisten mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
















Comments