Daerah

Tiga POKMASWAS di HSU Terima Bantuan Perahu Motor, Perkuat Pengawasan Perairan

0

KALSEL, REPORTASE9.ID — Upaya menjaga kelestarian sumber daya kelautan dan perikanan di Kalimantan Selatan tidak hanya mengandalkan pengawasan pemerintah. Peran masyarakat yang berada langsung di sekitar kawasan perairan turut diperkuat melalui dukungan sarana operasional.

Komitmen tersebut diwujudkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui penyaluran hibah pengadaan perahu motor Tahun 2026 kepada tiga Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Tiga kelompok yang menerima bantuan tersebut masing-masing POKMASWAS Mandala Desa Pinang Habang, POKMASWAS Bunga Teratai Desa Rantau Karau Hulu, serta POKMASWAS Sumber Makmur Desa Hambuku Lima.

Bantuan diserahkan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalsel dan diterima langsung oleh Bupati HSU H. Sahrujani. Penyerahan turut dihadiri Kepala Dinas Perikanan Kabupaten HSU serta ketua dan anggota POKMASWAS penerima bantuan.

Kepala Dislautkan Kalsel, Rusdi Hartono, mengatakan pemberian sarana transportasi air tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah memperkuat kapasitas masyarakat dalam membantu pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan.

Menurut Rusdi, posisi POKMASWAS yang berada di tengah masyarakat dan dekat dengan kawasan perairan membuat kelompok tersebut memiliki peran penting dalam mendeteksi sekaligus mencegah potensi pelanggaran di lapangan.

“POKMASWAS memiliki peran strategis karena mereka berada dekat dengan wilayah perairan dan masyarakat. Kehadiran mereka membantu pemerintah dalam melakukan pengawasan sekaligus menjaga sumber daya perikanan agar tetap lestari,” ujar Rusdi di Banjarbaru, Selasa (15/9/2026).

Ia menjelaskan, keberadaan perahu motor diharapkan dapat menunjang mobilitas anggota POKMASWAS saat melakukan pemantauan wilayah kerja masing-masing.

Tidak hanya untuk kegiatan patroli, sarana tersebut juga diharapkan mampu mempercepat penyampaian informasi apabila masyarakat menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu atau merusak ekosistem perairan.

“Dengan adanya sarana ini, kami berharap kegiatan pengawasan di lapangan bisa lebih optimal. Tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga ikut mencegah dan melaporkan apabila ditemukan aktivitas yang berpotensi merusak sumber daya kelautan dan perikanan,” katanya.

Rusdi menegaskan, menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah, menurutnya, tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sumber daya perairan.

Karena itu, POKMASWAS diharapkan tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga mampu menjalankan fungsi sebagai mitra aktif pemerintah dalam menjaga keamanan dan kelestarian wilayah perairan.

Dislautkan Kalsel juga mengingatkan agar bantuan perahu motor tersebut digunakan sesuai peruntukan dan dirawat secara baik sehingga dapat menunjang kegiatan pengawasan dalam jangka panjang.

“Bantuan ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pengawasan. Kami berharap POKMASWAS dapat semakin aktif menjadi mitra pemerintah dalam menjaga perairan dan sumber daya perikanan di Kabupaten Hulu Sungai Utara,” ucapnya.

Rusdi berharap penguatan sarana dan kapasitas masyarakat tersebut dapat membangun sistem pengawasan yang semakin efektif, sekaligus mendorong pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang tertib, bertanggung jawab dan berkelanjutan.

“Tujuan akhirnya adalah bagaimana sumber daya perikanan kita tetap terjaga dan bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat, baik saat ini maupun untuk generasi yang akan datang,” pungkasnya.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

More in Daerah