Kabupaten Banjar

Banjir Tak Surutkan Semangat Relawan, Dapur Murung Kenanga Layani Jemaah Momen 5 Rajab

0

BANJAR, REPORTASE9.ID – Genangan air sungai yang masih naik turun tak mematahkan semangat para relawan di Dapur Umum Siring Dermaga Desa Murung Kenanga, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar. Di tengah kondisi banjir, mereka tetap beraktivitas melayani para jemaah menjelang pelaksanaan Momen 5 Rajab, Jumat (26/12/2025).

Salah satu relawan Dapur Murung Kenanga, Kifliannor mengatakan, kegiatan memasak telah dimulai sejak beberapa hari sebelum pelaksanaan acara. Setiap harinya, dapur mampu menyiapkan sekitar seribuan porsi makanan.

“Untuk hari ini saja sekitar seribuan porsi. Beras yang dimasak sekitar 1.000 liter,” ujarnya saat diwawancarai awak media didampingi relawan lainnya, Hudari dan Amang Adi.

Menu yang disajikan bervariasi. Untuk pagi hari, relawan memasak ikan asin, ikan patin, dan udang. Sementara pada malam hari disediakan menu sop daging. Jumlah porsi diperkirakan akan terus meningkat seiring bertambahnya kedatangan jemaah.

“Kemungkinan nanti akan meningkat lagi setelah jemaah semakin ramai,” ungkapnya.

Khusus pada hari pelaksanaan, dapur Murung Kenanga telah menyiapkan menu spesial berupa daging masak abang dengan nasi samin. Menu tersebut disiapkan sekitar 3.000 porsi dengan stok daging mencapai 90 kilogram.

“Untuk puncaknya kami siapkan sekitar tiga ribuan porsi. Dagingnya kurang lebih 90 kilo,” jelasnya.

Seluruh proses memasak dilakukan secara gotong royong oleh warga setempat dan para relawan. Bahan makanan yang digunakan pun sebagian besar berasal dari sumbangan masyarakat.

“Alhamdulillah, banyak yang datang memberikan bahan makanan. Bukan diminta, tapi datang sendiri. Kalau habis, langsung kita masak lagi,” tuturnya.

Menurutnya, jemaah yang menikmati hidangan di dapur Murung Kenanga berasal dari berbagai daerah, terutama dari Kalimantan Tengah. Banyak jemaah memilih jalur sungai untuk menuju Martapura karena tersedianya dermaga utama di kawasan tersebut.

Meski kondisi banjir sempat melanda kawasan Murung Kenanga selama kurang lebih sepekan terakhir, aktivitas dapur tetap berjalan. Relawan bahkan menyiapkan dapur cadangan untuk mengantisipasi kondisi air.

“Banjir sudah sekitar satu mingguan, naik turun. Tapi Insya Allah kami akan terus maksimalkan pelayanan. Kami senang bisa melayani jemaah,” pungkasnya.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like