Kota Banjarbaru

Bollard Trotoar di Panglima Batur Raib, Anggota DPRD Banjarbaru Desak Aksi Cepat Pemkot

0

BANJARBARU,REPORTASE9.ID – Anggota DPRD Kota Banjarbaru, Nurkhalis Anshari, memberikan perhatian serius terhadap hilangnya sejumlah bollard atau tiang pembatas trotoar di sepanjang Jalan Panglima Batur. Fasilitas yang berfungsi melindungi pejalan kaki dari kendaraan bermotor itu ditemukan hilang di beberapa titik strategis dan diduga kuat dicuri.

Berdasarkan laporan warga serta pengecekan petugas di lapangan, bollard yang lenyap tidak hanya berada di ruas utama Panglima Batur, tetapi juga di beberapa lokasi lain. Menurut Nurkhalis yang akrab disapa Khalis kejadian seperti ini bukan yang pertama, dan kian marak terjadi terutama pada malam hari.

Anggota Badan Anggaran DPRD Banjarbaru itu menegaskan bahwa pencurian fasilitas publik adalah tindakan merugikan masyarakat dan tidak boleh dibiarkan.

“Trotoar di Panglima Batur dibangun bukan hanya untuk estetika, tetapi untuk keselamatan pejalan kaki. Jika bollard dicuri, fungsi pengamanan hilang dan ini membahayakan masyarakat. Pemerintah daerah harus bertindak cepat, “ujarnya pada Selasa (25/11/2025).

Khalis menilai hilangnya bollard mencerminkan lemahnya pengawasan dan perlindungan aset daerah. Ia mendorong Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas PUPR dan instansi terkait untuk segera melakukan inventarisasi, menghitung kerugian, serta meningkatkan pengamanan melalui pemasangan CCTV atau patroli malam.

Selain itu, ia meminta kasus tersebut segera dilaporkan kepada kepolisian agar pelaku dapat diproses hukum, serta mendesak pemerintah mengganti bollard yang hilang agar keselamatan pejalan kaki tetap terjaga.

“Fasilitas umum dibeli dengan uang rakyat. Ketika dicuri, yang dirugikan bukan pemerintah, tetapi seluruh warga kota,” tegasnya.

Khalis memastikan DPRD Banjarbaru berkomitmen mengawasi pengelolaan fasilitas publik, terutama yang menyangkut keselamatan masyarakat. Ia berharap kasus hilangnya bollard ini menjadi momentum untuk memperbaiki sistem pengamanan aset kota agar tidak kembali terulang.

Legislator muda PKS tersebut juga mengajak masyarakat ikut menjaga fasilitas umum.

Keamanan kota bukan hanya tugas pemerintah, tetapi seluruh warga. Jika melihat aktivitas mencurigakan, seperti orang mencabut atau membawa bollard pada malam hari, segera laporkan. Partisipasi warga sangat membantu mempersempit ruang gerak para pelaku,” imbaunya.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like