Daerah

BRIDA Kalsel Kaji Pengelolaan UPTD Sebagai Instrumen Optimalisasi PAD

0

KALSEL, REPORTASE9.ID – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) gelar Seminar Akhir Kajian Evaluasi Kebijakan dan Sistem Pengelolaan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) dalam Meningkatkan Pendapatan Daerah di Aula BRIDA Provinsi Kalsel pada Kamis (11/12/2025).

Seminar yang dibuka langsung oleh Kepala BRIDA Provinsi Kalsel Thaufik Hidayat ini menghadirkan dua narasumber pembahas, yakni perwakilan Komisi I DPRD Provinsi Kalsel M. Syaripuddin, serta Kepala Bidang Perencanaan dan Pengendalian Pendapatan Daerah Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalsel Jaya Abadi.

Keduanya memberikan pandangan, analisis, serta masukan strategis terkait upaya penguatan kebijakan dan sistem pengelolaan UPTD sebagai salah satu instrumen peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala BRIDA Kalsel Thaufik Hidayat menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan narasumber atas partisipasinya dalam kegiatan tersebut.

Ia menegaskan penelitian yang dilakukan BRIDA bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi kebijakan serta sistem pengelolaan UPTD, sekaligus merumuskan rekomendasi strategis bagi pemerintah daerah.

“BRIDA berkomitmen mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan daya saing perekonomian Kalimantan Selatan dan menyelesaikan permasalahan prioritas daerah melalui riset. Pada kesempatan ini, kami fokus mendukung peningkatan pendapatan daerah melalui kajian evaluasi kebijakan dan sistem pengelolaan UPTD,” ungkapnya.

Thaufik Hidayat menjelaskan pendapatan daerah merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan dan pengelolaan pemerintahan daerah.

Optimalisasi PAD memungkinkan pemerintah daerah menjalankan program pembangunan serta berbagai inisiatif peningkatan kesejahteraan masyarakat, karena itu keberadaan UPTD di berbagai sektor diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi efektivitas layanan pemerintahan dan peningkatan PAD.

Thaufik berharap seminar akhir tersebut menjadi ruang pertukaran gagasan, pengalaman, serta pembelajaran yang dapat memperkaya hasil kajian.

Ia juga menyampaikan rekomendasi dari penelitian ini diharapkan menjadi masukan strategis bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam mengoptimalkan peran UPTD sebagai penggerak pendapatan daerah.

“Semoga hasil kajian ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan rekomendasi kebijakan yang berguna bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam mengoptimalkan peran UPTD dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah,” pungkasnya. (Sumber : MC Kalsel)

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

More in Daerah