Kabupaten Tanah Bumbu

Bupati Tanbu Tekankan Perencanaan Adaptif & Kolaboratif Dalam Rancangan Awal RKPD 2027

0

TANBU, REPORTASE9.ID – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab) menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Hotel Lotusa Batulicin pada Rabu (11/2/2026).

Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam menyerap aspirasi dan memperkuat sinergi para pemangku kepentingan dalam penyusunan arah pembangunan daerah.

Dalam rilis pada Sabtu (14/2/2026), Bupati Tanbu Andi Rudi Latif menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang hadir, mulai dari unsur legislatif, eksekutif, hingga kelompok masyarakat.

“Saya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh stakeholder pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu yang telah hadir. Kehadiran unsur legislatif, eksekutif, dan masyarakat membuka ruang partisipasi di setiap tahapan perencanaan, sehingga menghasilkan perencanaan yang lebih matang dan berkualitas,” ujarnya.

Andi Rudi Latif menegaskan penyusunan RKPD Tahun 2027 harus bersifat adaptif, integratif, serta mampu menjawab persoalan dan tantangan daerah secara tepat dan strategis.

Melalui forum ini, pemerintah daerah ingin menghimpun aspirasi masyarakat terkait prioritas, sasaran, dan program pembangunan.

“Desain perencanaan tidak hanya ideal secara tekstual, tetapi juga harus dapat diimplementasikan secara kontekstual, seiring perubahan paradigma dari kerja menjadi kinerja,” tegasnya.

Andi Rudi Latif juga menekankan pentingnya dokumen perencanaan yang responsif, antisipatif, dan fleksibel melalui kolaborasi lintas sektor, terlebih bagi dunia usaha memegang peran penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Ia mencontohkan kontribusi Jhonlin Group dalam pembinaan ratusan UMKM dan fasilitasi perlindungan sosial ketenagakerjaan melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan.

“Ini contoh praktik sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” katanya.

Selain itu, Andi Rudi Latif mengapresiasi dukungan perusahaan dalam penyerapan tenaga kerja lokal, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan infrastruktur yang memperkuat mobilitas serta aktivitas ekonomi warga.

RKPD 2027 sendiri menjadi penjabaran tahun ketiga RPJMD Tanah Bumbu 2025–2029 dan telah disinergikan dengan RPJMN serta RPJMD Provinsi Kalimantan Selatan.

Tema pembangunan yang diusung yakni: “Transformasi Infrastruktur, Transformasi Ekonomi dan Pelayanan Publik Menuju Tanah Bumbu Maju, Makmur dan Beradab.”

Andi Rudi Latif juga mengingatkan agar arah pembangunan daerah selaras dengan kebijakan strategis nasional, merujuk pada arahan Presiden RI terkait penanganan sampah terpadu, pengentasan kemiskinan, swasembada pangan dan energi, serta program makan bergizi gratis, layanan kesehatan gratis, dan peningkatan akses pendidikan.

Ia meminta seluruh kepala perangkat daerah meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik.

“Semua pegawai harus peka terhadap kondisi masyarakat dan mampu memberikan pelayanan terbaik,” pesannya.

Andi Rudi Latif berharap hasil FKP mampu mendorong pembangunan 2027 yang lebih terarah, terukur, akuntabel, dan responsif terhadap isu strategis daerah.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Tanbu Yulian Herawati, unsur Forkopimda, serta para pemangku kepentingan daerah.

Sementara itu Narasumber Perencana Ahli Madya Bappeda Kalimantan Selatan, Yudhi Mahendera yang menyampaikan materi mengenai Arah Kebijakan Pembangunan Provinsi Kalimantan Selatan yang dirangkum dalam visi “Kalsel Bekerja”

Sementara itu narasumber Kepala Bappedalitbang Tanbu, M. Untung RLU menyampaikan materi pemaparan visi dan misi Kepala Daerah Tanbu dalam rangka perencanaan pembangunan tahun 2027 dengan tema Pembangunan Tanah Bumbu 2027: “Transformasi Infrastruktur, Ekonomi, dan Pelayanan Publik Menuju Tanah Bumbu Maju, Makmur, dan Beradab.”

Sedangkan narasumber Agustinus Sulistiyanto, Praktisi Senior Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah Kemendagri menyampaikan materi bertajuk Transformasi Strategis Menuju Kemandirian Ekonomi dan Penyangga Utama IKN, dimana Kabupaten Tanbu harus mampu tampil sebagai Teras Depan yang mandiri bagi Ibu Kota Nusantara (IKN). (Sumber : MC Tanah Bumbu)

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like