HSU, REPORTASE9.ID – Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) buka Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 H/2026 M untuk mempersiapkan 504 calon jamaah haji (CJH) Kabupaten HSU di Masjid Raya At-Taqwa pada Rabu (11/2/2026).
Dalam rilis pada Kamis (12/2/2026), Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten HSU, Hapizi menyatakan bimbingan itu merupakan tahapan penting untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada para CJH.
Ia mengimbau, seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh.
“Melalui bimbingan ini CJH akan mengetahui tata cara ibadah yang benar seperti rukun, wajib dan sunnah, sehingga mampu melaksanakannya dengan baik, tertib, dan mandiri,” ujarnya.
Hapizi mengingatkan, pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, mengingat ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang prima.
Para CJH berasal dari 10 kecamatan di HSU, dengan jumlah terbesar dari Amuntai Tengah (141 orang), diikuti Amuntai Selatan (78 orang), dan Amuntai Utara (59 orang).
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Pemerintah Kabupaten HSU, Staf Ahli Bidang Pemerintah, Hukum dan Politik, Sugeng Riyadi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji.
“Melalui koordinasi yang baik dengan Kementerian Agama dan seluruh pemangku kepentingan terkait, demi memberikan pelayanan terbaik kepada para jamaah haji,” katanya.
Sugeng mengingatkan, para calon jamaah untuk menjaga kekompakan, toleransi, dan akhlak selama menunaikan ibadah.
“Jadilah jamaah yang santun, disiplin, dan berakhlak mulia, ibadahnya khusyuk dan pulang menjadi haji yang mabrur,” katanya.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi dari berbagai pihak, antara lain Dinas Kesehatan HSU, Majelis Ulama Indonesia (MUI) HSU, serta perwakilan dari Perguruan Tinggi Agama STAI Rakha dan STIQ Rakha Amuntai.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD HSU Fadillah, unsur pemerintah daerah, jajaran Kantor Haji setempat, para pembimbing manasik, tenaga kesehatan, serta pihak-pihak terkait lainnya.
Bimbingan manasik terintegrasi itu merupakan bagian dari rangkaian layanan dan pembinaan kepada CJH sebelum berangkat ke Tanah Suci. (Sumber : infopublik.id/MC HSU)










Comments