Kabupaten Banjar

Camat Karang Intan Harapkan Ada Langkah Konkret Untuk Wilayah Blank Spot Sinyal

0

BANJAR, REPORTASE9.ID – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banjar menggelar Rapat Koordinasi Infrastruktur Telekomunikasi, di Aeris Hotel Banjarbaru pada Rabu (14/1/2026).

Rapat ini dihadiri oleh para camat se-Kabupaten Banjar, perwakilan operator telekomunikasi, serta stakeholder terkait untuk meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi di wilayah Kabupaten Banjar, khususnya di daerah yang masih mengalami lemah sinyal dan blank spot.

Salah satu peserta dalam rapat tersebut adalah Camat Karang Intan, Pusaro Riyanto yang dalam rilis pada Kamis (15/1/2026) menyampaikan langsung kondisi riil di wilayahnya.

“Masih ada beberapa desa di Karang Intan yang belum terjangkau sinyal sama sekali. Ini sangat berdampak pada akses informasi, pendidikan daring, dan layanan publik lainnya,” ujarnya.

Pusaro Riyanto menambahkan melalui rapat ini ada langkah konkret dari pihak terkait, terutama operator, untuk mempercepat pembangunan infrastruktur telekomunikasi di wilayah kami.

Pihak PT Comtelenta, salah satu mitra penyedia solusi jaringan yang turut hadir dalam rapat, memberikan tanggapannya terkait tantangan yang dihadapi.

“Kami memahami betul pentingnya konektivitas digital, terutama di wilayah pedesaan. Saat ini kami sedang melakukan pemetaan titik-titik blank spot di Kabupaten Banjar, termasuk di Karang Intan, untuk menentukan solusi teknis yang paling tepat,” ujar Narasumber dari PT Comtelenta.

Ia menjelaskan pihaknya terbuka untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat agar pembangunan menara dan perangkat pendukung bisa segera direalisasikan.

Selain Karang Intan, perwakilan dari Kecamatan lain juga menyampaikan keluhan serupa.

“Di wilayah kami, sinyal hanya bisa diakses di titik-titik tertentu, itupun dengan kualitas yang sangat rendah. Kami berharap ada pemerataan pembangunan jaringan agar masyarakat tidak tertinggal dalam hal digitalisasi,” ungkapnya.

Rapat ini menghasilkan beberapa poin penting, di antaranya komitmen bersama untuk mempercepat pembangunan BTS (Base Transceiver Station) di wilayah blank spot, serta pembentukan tim koordinasi lintas sektor untuk memetakan kebutuhan dan potensi wilayah.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, penyedia layanan, dan masyarakat, diharapkan permasalahan telekomunikasi di Kabupaten Banjar dapat segera teratasi, demi mendukung pemerataan informasi dan pembangunan berbasis digital. (Sumber : Media Center Banjar)

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like