BALANGAN, REPORTASE9.ID – Pemerintah Desa Tundi, Kecamatan Awayan laksanakan kegiatan sosialisasi persampahan dalam rangka memberikan edukasi sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat terkait pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan pada Rabu (17/12/2025).
Dalam rilis pada Kamis (18/12/2025), Sekretaris Desa Tundi M. Yasa mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan kembali masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang benar, mulai dari sumbernya hingga ke proses pembuangan akhir.
“Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Balangan serta Plt Camat Awayan, dan melibatkan berbagai unsur desa agar pengelolaan sampah di Desa Tundi dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.
M. Yasa menjelaskan selama ini pengangkutan sampah di Desa Tundi dilakukan satu kali dalam seminggu oleh petugas pengelola sampah desa, kemudian dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Batu Merah.
Sementara itu, Plt Camat Awayan, Murdiansyah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Desa Tundi atas inisiatif melaksanakan sosialisasi persampahan.
Menurutnya, persoalan sampah merupakan isu penting yang berkaitan langsung dengan kesehatan, kebersihan lingkungan, serta kualitas hidup masyarakat.
“Penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah semata, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.
Murdiansyah juga menekankan pentingnya perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah yang dimulai dari lingkungan rumah tangga.
Ia mengajak masyarakat untuk membiasakan pemilahan sampah organik dan anorganik, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta memanfaatkan kembali sampah yang masih memiliki nilai guna.
Pada kesempatan yang sama, Penelaah Teknis Kebijakan Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Balangan Endah Aryadni, selaku narasumber menyampaikan pengelolaan sampah di Desa Tundi pada dasarnya sudah berjalan dengan baik.
Namun demikian, ia berharap pemerintah desa dapat lebih memfasilitasi petugas pengangkut sampah dengan perlengkapan kerja yang sesuai standar.
“Kami berharap pemerintah desa juga dapat terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dalam pemilahan sampah organik dan non-organik, serta pemanfaatan sampah yang dapat didaur ulang atau memiliki nilai ekonomis,” tambahnya. (Sumber : infopublik.id/MC Balangan)










Comments