BANJAR, REPORTASE9.ID – Sebagai bentuk empati dan kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang tertimpa musibah, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) turut ambil bagian dalam membantu masyarakat terdampak banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Banjar, Rabu (31/12/2025).
Kepala DESDM Provinsi Kalsel, Isharwanto mengatakan, penyaluran bantuan dilakukan pada siang hari ke beberapa daerah terdampak, salah satunya wilayah Desa Sungai Batang. Karena keterbatasan akses dan tidak memungkinkan dilalui melalui jalur darat, bantuan disalurkan menggunakan transportasi air berupa klotok.
“Untuk daerah Sungai Batang kami tidak bisa langsung ke lokasi, sehingga bantuan dibawa menggunakan klotok dan diserahkan kepada perwakilan setempat untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar,” ujarnya.
Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok, di antaranya beras, gula, minyak goreng, teh, minuman, telur, serta mi instan. Total terdapat tujuh jenis sembako yang disalurkan kepada warga terdampak banjir.
Ia juga mengakui, jumlah bantuan yang diberikan masih terbatas, mengingat banyaknya warga yang terdampak banjir. Meski demikian, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat.
“Kami membantu semampu kami dan dengan ikhlas. Warga yang terdampak cukup banyak dan memang memprihatinkan, namun ini adalah bentuk empati kami,” tuturnya.
Selain wilayah Desa Sungai Batang, DESDM Provinsi Kalsel juga berencana menyalurkan bantuan ke wilayah Istambul yang turut terdampak banjir.
Mekanisme penyaluran bantuan dilakukan dengan menyerahkan langsung kepada pihak setempat untuk mendistribusikan kepada masyarakat, tanpa pembagian per rumah.
Penyaluran bantuan ini juga merupakan tindak lanjut atas instruksi Gubernur Kalsel yang mengarahkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel untuk turut serta membantu masyarakat terdampak bencana banjir.
DESDM Kalsel berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi wujud kehadiran pemerintah daerah di tengah warga yang sedang menghadapi musibah banjir.















Comments