BANJAR, REPORTASE9.ID – Di tengah banjir yang kembali merendam permukiman warga, suasana hangat dan penuh kebersamaan justru terasa di Gang Al-Mujahidin, Desa Karangan Putih, Kabupaten Banjar, Senin (05/12/2026).
Dapur umum yang didirikan di kawasan rumah warga menjadi titik temu untuk saling menguatkan, berbagi, dan merasakan kebersamaan di tengah keterbatasan.
Tokoh masyarakat setempat yang juga Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar, H. Ahmad Fauzan Asniah mengatakan, inisiatif pendirian dapur umum tersebut berangkat dari rasa kepedulian terhadap warga yang kembali terdampak banjir dan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ia menjelaskan, banjir yang terjadi kali ini merupakan banjir tahap kedua. Setelah sebelumnya kondisi air sempat surut, hujan deras kembali mengguyur wilayah tersebut dengan intensitas lebih tinggi sehingga menyebabkan genangan kembali naik dan memaksa warga bertahan di pengungsian.
“Kami melihat langsung kondisi warga yang kesulitan memasak dan memenuhi kebutuhan makan serta minum. Dari situ kami berinisiatif mengajak mereka berkumpul di dapur umum agar merasa terayomi dan tidak terabaikan,” ujarnya.
Lebih dari sekadar menyediakan makanan, dapur umum tersebut juga menjadi ruang terciptanya kebersamaan. Warga pengungsian tampak menikmati makan bersama, saling berbagi cerita, dan menjaga semangat satu sama lain di tengah situasi sulit.
Menurutnya, kebersamaan tersebut menghadirkan rasa bahagia dan kegembiraan tersendiri bagi warga.
“Meski dalam kondisi banjir, mereka tetap bisa merasakan kebahagiaan karena bersama-sama. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan dan harapan bagi warga,” tuturnya.
Ia juga menambahkan, kegiatan dapur umum akan terus diupayakan selama banjir masih menggenangi permukiman warga. Pola pembagian makanan disesuaikan dengan situasi dan kondisi di lapangan, dengan tujuan memastikan tidak ada warga yang terabaikan.
Kehadiran dapur umum ini pun menjadi bukti nyata kepedulian sosial dan solidaritas masyarakat. Di tengah musibah banjir, warga Gang Al-Mujahidin tetap mampu menghadirkan kehangatan, mempererat persaudaraan, dan saling menguatkan untuk melewati masa sulit bersama.










Comments