DaerahKabupaten Banjar

Dishub Banjar Bersama Relawan Tinjau Jalur Utama dan Persiapkan Rambu Menjelang Peringatan 5 Rajab

0
Dishub Banjar Saat Melakukan Peninjauan Bersama Relawan dan Dinas Terkait (Foto: Dishub Banjar Untuk Reportase9)

BANJAR, REPORTASE9.ID – Menjelang pelaksanaan momen 5 Rajab atau haul K.H. Muhammad Zaini Abdul Ghani (Guru Sekumpul) yang ke-20, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar bersama sejumlah instansi terkait melakukan survei jalur yang akan digunakan jamaah, baik untuk kedatangan maupun kepulangan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (28/10/2025).

Ia menjelaskan, survei lapangan dilakukan bersama Tim Induk Sekumpul, Satpol PP, Dinas PUPR Banjar serta dinas terkait lainnya untuk memastikan kondisi jalur pergerakan jamaah tetap aman dan lancar selama kegiatan berlangsung.

“Dua minggu lalu kami melakukan survei bersama relawan, Dinas PUPR dan instansi terkait untuk melihat kondisi jalur yang bisa digunakan jamaah, baik jalur kedatangan maupun kepulangan,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan, selain memastikan kelancaran jalur, pihaknya juga akan menyiapkan rambu-rambu sementara di titik-titik strategis. Rambu tersebut bersifat portable, dipasang menjelang pelaksanaan haul dan akan dibongkar kembali setelah acara selesai.

“Rambu-rambu ini penting untuk mengarahkan jamaah, terutama bagi mereka yang belum mengenal wilayah Kota Martapura, agar tidak salah jalur dan tidak berputar terlalu jauh,” jelasnya.

Dalam survei tersebut, Dishub Banjar juga memetakan ulang sejumlah kantong parkir yang berpotensi mengalami pengurangan kapasitas karena pembangunan atau renovasi di beberapa lokasi.

Di antaranya, kawasan Lapangan Albasia yang sedang dalam tahap perbaikan serta lahan parkir di belakang Rumah Sakit Ratu Zalecha yang kini tertutup pagar seng.

“Untuk mengantisipasi hal itu, kami akan melakukan pendekatan dengan pemilik lahan agar bisa digunakan sementara sebagai kantong parkir saat kegiatan berlangsung,” terangnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan hasil evaluasi dari pelaksanaan haul sebelumnya, di mana terdapat beberapa titik yang menjadi lokasi rawan kemacetan, seperti kawasan Bundaran Simpang Empat Banjarbaru serta jalur Antasan dan Darussalam.

“Tahun lalu kemacetan terjadi karena penyempitan dan kesalahan arus kendaraan. Tahun ini kami koordinasikan dengan Dishub Banjarbaru, Polres Banjarbaru dan Polda Kalsel agar jalur dibagi satu arah. Misalnya, dari arah Sungai Ulin diarahkan ke Trikora, sementara dari Sekumpul menuju Banjarmasin dan Tanah Laut akan diatur satu jalur,” jelasnya.

Selain pengaturan jalur, Dishub Banjar juga menyiapkan personel tambahan di kawasan padat serta menyediakan kendaraan derek untuk mengantisipasi adanya parkir sembarangan yang berpotensi menghambat arus lalu lintas.

“Tahun lalu cukup banyak kendaraan yang harus diderek karena parkir sembarangan. Tahun ini kami tekankan kepada relawan zona agar lebih aktif mengarahkan dan mensosialisasikan aturan parkir kepada jamaah,” tegasnya.

Ia juga berharap kerja sama lintas instansi dan dukungan relawan serta masyarakat dapat menciptakan suasana haul yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh jamaah yang datang dari berbagai daerah.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

More in Daerah