BANJAR, REPORTASE9.ID – Produksi perikanan budidaya di Kabupaten Banjar terus menunjukkan peningkatan yang positif dari waktu ke waktu.
Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar, total produksi perikanan budidaya selama triwulan pertama (Januari-Maret) 2025 telah mencapai 20.428,2 ton.
Memasuki triwulan kedua (April-Juni), produksi kembali mengalami peningkatan dengan capaian 13.769 ton. Total produksi tersebut berasal dari berbagai jenis komoditas ikan seperti nila, patin, lele, betok, bawal, dan ikan mas.
“Produksi ini berasal dari pembudidaya di berbagai titik, baik yang menggunakan keramba jaring apung di waduk hingga kolam air tenang di wilayah hilir sungai,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Budidaya Perikanan DKPP Banjar, Aprian Mindar Waspodo saat diwawancarai diruang kerjanya, Kamis (17/07/2025).
Ia juga mengungkapkan, bahwa harga jual per kilogram dari masing-masing jenis ikan juga bervariasi. Untuk ikan nila dipatok seharga Rp32.000/kg, patin Rp22.000/kg, lele Rp25.000/kg, bawal Rp25.000/kg, betok Rp95.000/kg, dan ikan mas Rp30.000/kg.
“Memang tidak bisa kita rata-ratakan karena setiap jenis ikan memiliki nilai jual yang berbeda, namun kisaran ini menjadi acuan dalam menghitung perkiraan nilai produksi,” jelasnya.
Adapun wilayah budidaya ikan di Kabupaten Banjar cukup merata. Untuk bagian hulu, kegiatan banyak dilakukan di Waduk Riam Kanan yang menjadi sentra keramba jaring apung (KJA), terutama untuk komoditas ikan nila dan bawal.
Sementara di bagian hilir, seperti kawasan Awang Bangkal hingga Sungai Arapat, budidaya dilakukan dengan KJA maupun kolam air tenang.
Hingga pertengahan tahun 2025 ini, DKPP Banjar mencatat ada 2.335 pembudidaya ikan aktif yang tersebar di berbagai wilayah.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pembudidaya, dinas terus memberikan berbagai program fasilitasi.
“Kita ada penyuluh perikanan yang aktif mendampingi di desa-desa potensial, serta pelatihan dan sosialisasi budidaya secara teknis,” terangnya.
Ia juga menyebutkan, target produksi perikanan budidaya Kabupaten Banjar tahun 2025 ditetapkan sekitar 55 ribu ton sebagai bagian dari upaya peningkatan sektor perikanan di daerah
“Target kita harus meningkat tiap tahun. Dengan dukungan penyuluhan dan fasilitasi dari dinas, kita harap produktivitas pembudidaya juga ikut meningkat,” pungkasnya.















Comments