BANJAR, REPORTASE9.ID – Untuk mendukung peningkatan produktivitas padi dan penerapan mekanisasi pertanian, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar laksanakan kegiatan tanam padi varietas unggul Inpari 32 pada Selasa (3/2/2026).
Kegiatan tanam varietas unggul di lahan percontohan milik Distan Banjar seluas ±2.000 meter persegi ini dilaksanakan Kepala Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura bersama jajaran.
Varietas Inpari 32 yang ditanam sebagai demonstrasi teknologi budidaya padi modern ini dipilih karena memiliki potensi hasil tinggi, adaptif di berbagai kondisi lahan, serta disukai petani karena produktivitas dan kualitas gabahnya.
Dalam rilis pada Rabu (4/2/2026), Kepala Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura, Jumiadi mengungkapkan kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menghasilkan benih dan produksi padi, tetapi juga sebagai media pembelajaran langsung bagi petani dan penggiat pertanian lainnya.
“Melalui lahan percontohan ini, kami ingin menunjukkan penerapan teknologi budidaya padi yang lebih efisien, mulai dari penggunaan varietas unggul hingga pemanfaatan alat dan mesin pertanian,” ujarnya.
Pada musim tanam ini, rencana penanaman padi sambung Jumiadi akan menggunakan alat mesin pertanian berupa rice transplanter, sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan tanam, efisiensi tenaga kerja, serta penanaman yang lebih seragam.
“Penggunaan rice transplanter diharapkan mampu menekan biaya produksi dan meningkatkan hasil panen. Karena itu kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah dalam mendorong modernisasi pertanian dan peningkatan produksi pangan berkelanjutan,” terangnya.
Distan Banjar jelas Jumiadi berharap hasil dari lahan percontohan ini dapat menjadi contoh dan referensi bagi petani dalam mengembangkan usaha tani padi di wilayah sekitar.
“Dengan adanya kegiatan tanam padi Inpari 32 ini, diharapkan produktivitas pertanian terus meningkat serta memperkuat ketahanan pangan daerah,” terangnya. (Sumber : Media Center Banjar)










Comments