BANJARMASIN, REPORTASE9.ID – Setelah melalui proses pencarian intensif selama empat hari, operasi pencarian dan evakuasi helikopter BK117-D3 dengan registrasi PK-BKH yang hilang kontak pada Senin (01/09/2025) resmi ditutup.
Pernyataan penutupan disampaikan langsung oleh Kepala Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Rabu (04/09/2025).
Ia menyampaikan, seluruh penumpang maupun badan pesawat telah berhasil ditemukan dan dievakuasi. Dari hasil operasi, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi enam kantong jenazah korban yang kemudian diserahkan ke Bidokes Polda Kalsel.
“Seluruh penumpang dan body pesawat sudah ditemukan dan telah berhasil dievakuasi. Untuk korban sebanyak enam kantong sudah kami serahkan ke Bidokes Polda Kalimantan Selatan. Selain itu, black box dari pesawat juga telah ditemukan,” ungkapnya.
Ia menegaskan, penemuan black box akan menjadi salah satu bukti penting dalam mengungkap penyebab jatuhnya helikopter yang sedang dalam perjalanan menuju Kabupaten Tanah Bumbu tersebut.
Ia juga memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Basarnas, hingga relawan dan masyarakat setempat.
“Terima kasih kepada semua potensi SAR, baik dari unsur udara yang didukung penuh Lanud Sjamsudin Noor, dari TNI AU, Polri, BNPB, BPBD, pemerintah daerah, relawan, mahasiswa, hingga masyarakat. Juga dukungan penuh Bapak Bupati Tanah Bumbu dan Gubernur Kalimantan Selatan sehingga operasi berjalan aman dan lancar,” tuturnya.
Ia menambahkan, meski operasi SAR dinyatakan selesai, duka mendalam masih menyelimuti keluarga korban.
“Atas nama Kepala Basarnas dan seluruh tim SAR, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan,” pungkasnya.
Dengan resmi ditutupnya operasi SAR ini pada pukul 08.09 WITA, seluruh rangkaian pencarian helikopter PK-BKH dinyatakan selesai.
Selanjutnya, investigasi lebih lanjut akan menjadi kewenangan pihak KNKT dengan bahan utama berupa black box yang telah ditemukan.










Comments