Berita UtamaKabupaten BanjarPeristiwa

Gema Simthudduror di Sekumpul: Jutaan Jemaah Hadiri Malam Senin Pertama Bulan Rajab

0

BANJAR, REPORTASE9.COM – Kawasan Sekumpul, Martapura, kembali diselimuti suasana spiritual yang kental pada malam Senin . Jutaan jemaah dari berbagai daerah memadati kompleks Mushalla Ar-Raudhah dan area sekitarnya untuk mengikuti pembacaan Maulid Habsyi malam Senin pertama di bulan Rajab, sebuah momentum yang selalu dinantikan oleh para pecinta salawat di Kalimantan Selatan.

Kegiatan yang dimulai setelah salat Magrib berjemaah ini menjadi magnet bagi masyarakat yang ingin mencari keberkahan di bulan mulia, sekaligus menyambung sanad kecintaan terhadap apa yang diajarkan oleh almarhum Abah Guru Sekumpul.

Lantunan Maulid Habsyi yang Memikat Jiwa

Agenda utama pada malam Senin pertama bulan Rajab ini adalah pembacaan Maulid Simthudduror (Maulid Habsyi). Sejak sore hari, jemaah sudah mulai memadati saf-saf terdepan untuk mendengarkan langsung lantunan syair puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW yang dibawakan oleh kelompok maulid resmi Ar-Raudhah.

Suasana terasa sangat syahdu saat bait-bait Mahallul Qiyam dilantunkan. Seluruh jemaah berdiri tegak dengan penuh takzim, mengirimkan salawat dan salam kepada Rasulullah. Kekhasan pukulan terbang (rebana) Sekumpul yang ritmis menambah kekhusyukan ribuan pasang mata yang hadir.

Kondisi Lapangan dan Antusiasme Jemaah

Meskipun ini merupakan kegiatan rutin, antusiasme jemaah pada awal bulan Rajab ini tampak lebih meningkat dari biasanya. Hal ini terlihat dari:

  • Meluapnya Saf Jemaah: Jemaah tidak hanya memenuhi bagian dalam mushalla, tetapi juga memadati sejumlah wilayah Kabupten Banjar hingga Kota Banjarbaru, baik halaman rumah warga dan hingga ke jalanan.
  • Partisipasi Masyarakat: Sebagaimana tradisi Sekumpul, warga sekitar dengan sigap membantu menyediakan fasilitas pendukung bagi jemaah yang datang dari luar kota.
  • Keamanan Terpadu: Relawan dari berbagai posko terlihat mengatur arus keluar masuk jemaah agar tetap tertib dan tidak mengganggu akses warga lainnya.

Makna Bulan Rajab di Sekumpul

Bagi masyarakat Banjar, memasuki bulan Rajab berarti memasuki masa persiapan menuju bulan suci Ramadan. Peringatan di malam Senin pertama ini dianggap sebagai “pemanasan” spiritual untuk memperbanyak amal ibadah dan doa.

Acara ditutup dengan zikir bersama dan doa yang dipimpin oleh para ulama dan keluarga ahli waris Sekumpul, memohon keselamatan bagi bangsa dan keberkahan hidup bagi seluruh jemaah yang hadir.

Muhammad Asfiani

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

More in Berita Utama