Kabupaten BanjarSeni & Budaya

Jelang Ramadhan, Disbudporapar Banjar Pastikan Festival Becatuk Dauh Akan Digelar

0

BANJAR, REPORTASE9.ID – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar kembali menggelar Festival Becatuk Dauh pada tahun 2026. 

Kegiatan budaya tahunan ini dijadwalkan berlangsung menjelang bulan suci Ramadhan dan menjadi salah satu agenda pelestarian seni tradisi Banjar.

Pendaftaran peserta telah dibuka sejak 12 Januari 2026 dan akan ditutup pada 6 Februari 2026, bertepatan dengan pelaksanaan technical meeting yang disiapkan panitia.

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudporapar Banjar, M Syahid mengatakan, pelaksanaan Festival Becatuk Dauh tahun ini tetap mengacu pada evaluasi tahun sebelumnya, baik dari sisi teknis maupun administrasi.

“Festival ini kembali kami laksanakan sebagai ruang ekspresi seni dan hiburan untuk masyarakat. Tahun ini ada beberapa penyempurnaan sistem agar pelaksanaannya lebih tertib,” ujarnya.

Salah satu penyempurnaan tersebut adalah penerapan sistem penjaminan kepesertaan sebagai bagian dari penguatan administrasi. Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan keseriusan peserta sekaligus menghindari pendaftaran ganda yang berpotensi mengganggu jalannya lomba.

Festival Becatuk Dauh 2026 direncanakan berlangsung selama tiga hari, yakni 10–12 Februari 2026 untuk babak penyisihan. Sementara babak final akan digelar pada malam puncak dengan jadwal menyesuaikan arahan pimpinan serta kondisi cuaca.

Pelaksanaan kegiatan tetap dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ratu Zalecha, Martapura, yang selama ini menjadi pusat kegiatan publik dan budaya masyarakat.

Selain itu, panitia juga membuka ruang komunikasi dengan peserta melalui grup koordinasi, termasuk untuk menampung masukan terkait teknis pelaksanaan maupun dewan juri.

Untuk mendukung kegiatan, Disbudporapar menyiapkan total hadiah sekitar Rp70 juta. Sementara anggaran keseluruhan kegiatan yang bersumber dari APBD Kabupaten Banjar diperkirakan mencapai Rp105 juta, mencakup kebutuhan panggung, tenda, sound system, dan operasional kegiatan.

Disbudporapar berharap Festival Becatuk Dauh 2026 dapat berjalan lancar, meriah, serta tetap menjadi wadah pelestarian budaya Banjar di tengah berbagai dinamika dan tantangan daerah.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like