HSS, REPORTASE9.ID – Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan resmikan Markas Unit (Marnit) Patroli Bangkau Ditpolairud Polda Kalsel “Sanika Satyawada” di Desa Bangkau, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) pada Selasa (10/3/2026).
Dalam peresmian yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita melati tersebut, Kapolda Kalsel didampingi Bupati HSS Syafrudin Noor, Ketua DPRD HSS Ahmad Fahmi, Dirpolairud Polda Kalsel AKBP Andi Adnan Syafruddin, Kapolres HSS AKBP Awaluddin Syam, manajemen PT AGM, serta jajaran pejabat utama Polda Kalsel.
Bupati HSS Syafrudin Noor menyampaikan, keberadaan Markas Unit Patroli Bangkau “Sanika Satyawada” diharapkan menjadi semangat bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di kawasan Desa Bangkau dan sekitarnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Ditpolairud Polda Kalsel dan Polres HSS atas peran aktifnya selama ini dalam menjaga keamanan wilayah perairan di daerah tersebut.
Menurutnya, keamanan merupakan faktor penting untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, terutama para nelayan yang menggantungkan penghidupan dari Danau Bangkau.
“Kami menyadari keamanan menjadi kunci agar aktivitas perekonomian masyarakat dapat berjalan dengan lancar dan tenang, sehingga hasil tangkapan nelayan juga semakin baik,” ujarnya.
Syafrudin Noor menambahkan kegiatan peresmian ini juga dirangkai dengan aksi sosial berupa penyerahan bantuan keramba, bibit ikan, serta bantuan sembako kepada masyarakat sekitar.
Sementara itu, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan keberadaan Marnit Patroli Bangkau merupakan langkah penting dalam memperkuat kehadiran Polri, khususnya Ditpolairud Polda Kalsel, dalam menjaga keamanan wilayah perairan serta melindungi sumber daya alam di Danau Bangkau dan sekitarnya.
Ia menjelaskan, sejak 2014 personel Polda Kalsel telah melaksanakan tugas pengamanan di wilayah tersebut dengan memanfaatkan pos pemantau milik Dinas Perikanan Kabupaten HSS sebagai basis operasional.
Pos tersebut digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan kepolisian di perairan, mulai dari patroli, pengamanan, penegakan hukum hingga pembinaan masyarakat.
“Seiring berkembangnya dinamika di wilayah perairan ini, tentu dibutuhkan fasilitas yang lebih representatif agar pelaksanaan tugas polisi perairan dapat berjalan lebih optimal,” jelasnya.
Kapolda menambahkan, Danau Bangkau memiliki potensi sumber daya perikanan yang besar, namun juga memiliki sejumlah potensi kerawanan, seperti praktik illegal fishing menggunakan alat setrum yang dapat merusak ekosistem dan mengurangi hasil tangkapan nelayan.
Selain itu, juga terdapat potensi konflik antara nelayan lokal dengan nelayan dari luar wilayah, karena itu keberadaan Markas Unit Patroli Bangkau diharapkan mampu memperkuat pengawasan, menjaga kelestarian sumber daya perikanan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan Danau Bangkau.
Usai peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat serta bantuan keramba dan bibit ikan untuk mendukung kegiatan perikanan di wilayah tersebut. (Sumber : Prokopim HSS)










Comments