KALSEL, REPORTASE9.ID – Pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di Kalimantan Selatan terus dikebut jelang tahun ajaran baru 2026/2027.
Hal ini disampaikan Kepala SRT 9 Banjarbaru Rifki Hakim saat kunjungan kerja Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal pada Rabu (8/4/2026)
Dalam rilis pada Kamis (9/4/2026), Rifki mengungkapkan progres pembangunan SRT di tiga titik, yakni Tanah Bumbu, Barito Kuala, dan Banjarbaru, saat ini telah mencapai sekitar 38 persen.
Meski dihadapkan pada tantangan cuaca dan keterbatasan waktu, pihaknya tetap optimistis pembangunan dapat diselesaikan sesuai target.
“Informasi dari PU dan Kementerian Sosial, target penyelesaian pada 20 Juni. Kami optimis ini bisa tercapai, meskipun Juli siswa baru sudah mulai masuk,” kata Rifki.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian bersama seluruh pemangku kepentingan dan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan juga telah disampaikan kepada DPR RI agar menjadi bahan pembahasan lebih lanjut di tingkat pusat.
Sebagai langkah antisipasi, SRT 9 Banjarbaru juga telah menyiapkan sejumlah skema alternatif apabila pembangunan belum rampung tepat waktu.
Di antaranya dengan mengoptimalkan fasilitas yang ada, termasuk penyesuaian kapasitas asrama dari dua menjadi empat siswa per kamar.
Selain itu, ruang kelas yang tersedia akan dimanfaatkan secara maksimal, termasuk opsi penyekatan ruangan untuk menambah kapasitas belajar, termasuk membuka kemungkinan penggunaan gedung lain yang masih layak sebagai ruang belajar sementara.
“Kami sudah menyiapkan opsi kedua, jadi kegiatan belajar tetap berjalan dengan memanfaatkan fasilitas yang ada,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rifki menyampaikan pengembangan SRT ke depan masih menunggu arahan dari pemerintah pusat, termasuk rencana integrasi sekolah satu atap yang menggabungkan jenjang SD, SMP, dan SMA dalam satu manajemen.
“Kami masih menunggu arahan dari pusat. Insya Allah kami siap menjalankan kebijakan yang ditetapkan,” pungkasnya. (Sumber : MC Kalsel)















Comments