BANJARBARU, REPORTASE9.ID – Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarbaru, Ririk Sumari Restuningtyas, menggelar kegiatan reses masa sidang di Jalan Perambaian RT 35 RW 07, Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara, Rabu (03/12/2025) malam.
Reses yang dihadiri warga setempat tersebut menjadi ajang penyampaian aspirasi terkait kebutuhan pembangunan di lingkungan mereka. Mayoritas usulan masih berfokus pada sektor infrastruktur dasar.
“Sebagian besar aspirasi yang disampaikan berkaitan dengan pembangunan jalan, drainase, paving, hingga penerangan jalan umum (PJU). Isu infrastruktur masih menjadi kebutuhan utama warga,” ujar Ririk.
Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi akan dirangkum dalam laporan hasil reses untuk kemudian dibawa ke rapat paripurna DPRD sebagai bahan pembahasan lanjutan.
“Semua masukan tentunya akan kami catat dan dimasukkan dalam laporan reses untuk disampaikan pada paripurna,” tambahnya.
Ririk menjelaskan bahwa anggaran tahun 2026 telah disahkan, sehingga sebagian program kemungkinan diarahkan untuk direalisasikan melalui skema anggaran 2027.>
“Karena APBD 2026 sudah ketok palu, aspirasi yang masuk akan kami perjuangkan supaya bisa terealisasi pada anggaran tahun 2027,” ungkapnya.
Kegiatan reses kali ini juga berdekatan dengan agenda musrenbang, sehingga sinkronisasi program dengan usulan daerah akan lebih mudah dilakukan.
Selain menyerap masukan, Ririk turut memaparkan sejumlah program bantuan yang sudah siap disalurkan kepada warga Sungai Ulin, seperti tenda rukun kematian, kursi, serta hibah rehab musala.
Ririk bahkan menindaklanjuti langsung kebutuhan penerangan jalan umum yang menjadi permintaan mendesak warga.
“Kami sudah koordinasi dengan Perkim terkait pemasangan enam titik PJU untuk persiapan haul. Insya Allah semua bantuan tersebut akan terealisasi tahun ini,” tegasnya.
Ketua RT 35 RW 07 Sumani menyampaikan bahwa warganya mengusulkan berbagai kebutuhan fisik wilayah, terutama terkait penerangan jalan.
“Kami menyampaikan aspirasi mulai dari drainase, posyandu, paving area kuburan, dan PJU. Dan yang paling urgent sekarang adalah PJU,” ujarnya.
Ia juga berharap akses jalan yang belum diaspal bisa segera ditangani pemerintah.
Sumani turut mengucapkan terima kasih atas berbagai bantuan yang sudah diterima sebelumnya.
“Bantuan dari Ibu Ririk banyak sekali, mulai fasilitas kelompok yasinan, kursi dan tenda rukun kematian, hingga hibah Rp 25 juta untuk pembangunan langgar. Terima kasih atas perhatian beliau kepada warga,” tutupnya.










Comments