BANJAR, REPORTASE9.ID – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Zalecha Martapura bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar gelar kegiatan pengobatan gratis di dua desa terdampak banjir, yakni Desa Pingaran Ulu dan Desa Tajau Landung, Kabupaten Banjar pada Sabtu (3/1/2026).
Kegiatan yang bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana banjir ini pada hari pertama ditinjau langsung oleh Direktur RSUD Ratu Zalecha Martapura Arief Rachman dan jajarannya sebagai bentuk dukungan manajemen dalam memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal sembari membagikan sedikit bingkisan berupa sembako kepada warga.
Selama dua hari kegiatan, total sebanyak 326 pasien berhasil ditangani oleh tim medis gabungan, dengan hari pertama tercatat 86 pasien yang mendapatkan layanan kesehatan, sementara pada hari kedua jumlah pasien meningkat signifikan hingga 240 pasien.
Kegiatan pengobatan gratis ini menyasar warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat banjir, seperti penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), diare, serta berbagai keluhan kesehatan lainnya.
Tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga kesehatan memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan, pengobatan, serta edukasi kesehatan secara langsung di lokasi kegiatan.
Dalam rilis pada Selasa (6/1/2026), Direktur RSUD Ratu Zalecha Martapura Arief Rachman mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam mendukung pemerintah daerah.
“Kami memastikan akses pelayanan kesehatan tetap tersedia bagi masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat bencana,” terangnya.
Sekretaris Dinkes Kabupaten Banjar Kholdani mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan RSUD Ratu Zalecha Martapura.
“Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menjaga kondisi kesehatan masyarakat serta mempercepat proses pemulihan pascabanjir di wilayah Kabupaten Banjar,” ujarnya.
Sementara itu masyarakat Desa Pingaran Ulu dan Desa Tajau Landung menyambut antusias kegiatan tersebut.
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya layanan pengobatan gratis di tengah kondisi pascabanjir yang masih dirasakan,” ucap salah satu warga. (Sumber : Media Center Banjar)










Comments