TANBU, REPORTASE9.ID – Bupati Tanah Bumbu (Tanbu) Andi Rudi Latif membuka secara resmi Aksi Inovasi Tanbu 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu di Ruang Terbuka Publik, Simpang Empat (Samping KFC) pada Kamis (2/4/2026).
Dalam rilis pada Sabtu (4/4/2026), Andi Rudi Latif mengatakan Aksi Inovasi Tanbu 2026 hadir sebagai ruang interaksi ekonomi, promosi produk unggulan, sekaligus pemberdayaan masyarakat.
“Kegiatan ini sejalan dengan RPJMD Tanah Bumbu 2025–2029, yang menitikberatkan pada penguatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan produktivitas ekonomi berbasis potensi lokal, serta penguatan daya saing melalui inovasi dan kolaborasi,” katanya.
Pada kesempatan itu, Andi Rudi Latif mengatakan peringatan HUT Ke-23 Tanbu ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan pembangunan daerah.
“Juga untuk memperkuat komitmen menuju masa depan yang lebih maju,” tegasnya.
Aksi Inovasi Tanbu 2026 dimeriahkan dengan berbagai kegiatan strategis di antaranya, Tanbu EXPO, Job Fair, Bazar UMKM, Pasar Murah, Lomba-lomba, Bimtek dan Workshop, Pagelaran Seni dan Budaya, serta Tabligh Akbar.
Rangkaian kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, mendorong inovasi daerah, dan memperkuat ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM.
Selain pembukaan Aksi Inovasi Tanbu, acara juga dirangkai dengan penyerahan Bibit Tomat Cherry Stevia kepada petani lokal dan penyerahan hadiah kepada pemenang Lomba Desain Logo HUT ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu oleh Bupati Andi Rudi Latif.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tanbu didampingi Ketua Dekranasda Tanbu, Andi Irmayani Rudi Latif, yang menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas kreativitas para peserta.
“Lomba ini membuktikan bahwa masyarakat Tanah Bumbu memiliki potensi seni dan desain yang berkualitas tinggi,” katanya.
Adapun peraih juara pada Lomba Desain Logo HUT ke-23 Tanah Bumbu yaitu Iswadi Rauf dari Kecamatan Kusan Hilir sebagai juara 1 dengan hadiah sebesar 20 juta rupiah.
Sementara juara 2 diraih Kahar asal Kecamatan Kusan Hilir yang mendapat hadiah sebesar 15 juta rupiah dan juara 3 diraih Neco Septiasa Ramadani asal Kecamatan Simpang Empat yang mendapat hadiah sebesar 10 juta rupiah.
Sementara itu juara favorit dalam lomba yang digelar oleh Dinas Kominfosp Tanah Bumbu pada 9–17 Maret 2026 dengan total hadiah sebesar 50 juta rupiah ini diraih Nur Hikmah asal Kecamatan Kusan Tengah yang mendapat hadiah sebesar 5 juta rupiah.
Berdasarkan penilaian juri, jumlah like Instagram, serta evaluasi langsung dari Bupati, desain karya Iswadi Rauf meraih skor tertinggi dengan nilai 92.
Juri lomba ini sendiri adalah Nurabdiansyah yang merupakan dosen program studi desain komunikasi visual Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM), juga sebagai Executive Director MAREGE Institute (Makassar Art, Research, and Global Encaunter Institute), dan Founder of Makassar Biennale Foundation.
Adapun filosopi desain logo dari Iswadi Rauf adalah lingkaran bulat menyerupai matahari dengan negative space huruf “Th” (tahun) merupakan simbol semangat, harapan, dan energi baru dalam perjalanan Kabupaten Tanah Bumbu.
Bentuk matahari melambangkan sumber kehidupan, optimisme, serta semangat yang terus bersinar dalam menggerakkan pembangunan daerah.
Sementara itu, penggunaan negative space huruf “Th” menegaskan peringatan tahun atau usia ke-23, sebagai penanda perjalanan waktu sekaligus momentum untuk terus beraksi dan melangkah maju menuju Tanah Bumbu yang lebih maju dan sejahtera.
Simbol perahu merepresentasikan identitas maritim dan kehidupan masyarakat pesisir Kabupaten Tanbu yang erat kaitannya dengan laut dan aktivitas perairan, serta melambangkan perjalanan, perjuangan, serta semangat kebersamaan dalam mengarungi tantangan menuju kemajuan daerah.
Selain itu, simbol ini menggambarkan arah dan tujuan yang jelas dalam membawa Tanbu menuju masa depan yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Simbol ombak merepresentasikan dinamika, kekuatan, dan semangat yang terus bergerak dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Tambu dan juga melambangkan menggambarkan semangat kebersamaan dan ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan menuju kemajuan daerah.
Ornamen Tenun Khas Pagatan merepresentasikan kekayaan budaya dan kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Kabupaten Tanbu yang melambangkan nilai tradisi, keindahan seni, serta warisan budaya yang terus dijaga dan dilestarikan dari generasi ke generasi.
Kehadirannya dalam logo juga mencerminkan keberagaman budaya serta kebanggaan masyarakat terhadap budaya lokal sebagai bagian penting dalam membangun jati diri dan karakter daerah. (Sumber : MC Tanah Bumbu)















Comments