BANJAR, REPORTASE9.ID – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar melalui Bidang Sarana TPH, Perkebunan, dan Peternakan kembali menggelar pelatihan operator alat dan mesin pertanian (alsintan) di Aula Distan pada Rabu (4/2/2026) untuk mendorong modernisasi sektor pertanian dan mensukseskan program Kementerian Pertanian.
Pelatihan ini menjadi investasi penting dalam mencetak petani dan operator unggul yang mampu mengoperasikan teknologi pertanian modern, sehingga alsintan dapat dimanfaatkan secara optimal, efisien, dan berkelanjutan demi mewujudkan ketahanan pangan yang kuat.
Kegiatan pelatihan yang difokuskan pada penggunaan traktor roda crawler rotary ini menghadirkan narasumber dari PT Asaba Agro Teknologi, produsen alsintan merek Baskara Suprema 100.
Acara ini turut dihadiri Kepala Bidang Sarana, TPH Perkebunan dan Peternakan Nurul Chatimah, Kepala Seksi Pengembangan Sarana Pertanian Gusti Rahmatullah beserta staf, dan operator alsintan.
Dalam rilis pada Kamis (5/2/2026), Kepala Bidang Sarana, TPH Perkebunan dan Peternakan Nurul Chatimah menyampaikan keunggulan utama alsintan ini terletak pada daya traksi yang tinggi serta tekanan tanah yang rendah, sehingga memberikan stabilitas.
“Berbeda dengan alat konvensional, teknologi roda crawler ini dirancang khusus agar tidak mudah selip dan tetap tangguh melintasi medan berlumpur maupun area rawa,” ujarnya.
Sementara itu narasumber dari PT Asaba Agro Teknologi, Edy memberikan edukasi mengenai cara kerja Rotavator seperti simulasi manuver maju-mundur dan memberikan catatan krusial terkait pemeliharaan mesin.
“Penggantian oli wajib dilakukan setelah 50 jam pemakaian pertama. Ia juga mengingatkan agar operator tidak memaksakan penggunaan gigi tiga secara terus-menerus demi menjaga komponen mesin,” jelasnya.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik lapangan menggunakan traktor roda crawler, dimana peserta dengan semangat antusias mendapatkan kesempatan mengenal langsung bagian-bagian traktor, memahami mekanisme kerja, serta mempraktikkan pengoperasian sesuai standar teknis.
Meski mengusung teknologi modern, traktor roda crawler ini terbukti mudah dijinakkan bagi mereka yang sudah terbiasa mengoperasikan traktor roda 4, sehingga dengan kecepatan adaptasi yang singkat, hal ini menjadi sinyal positif bahwa efisiensi pertanian di Kabupaten Banjar akan meningkat. (Sumber : Media Center Banjar)










Comments