JAKARTA, REPORTASE9.ID – Pemerintah pusat menggelar Konferensi Pers Pemulihan dan Rencana Strategis Pasca Bencana Sumatera Menjelang Akhir Tahun yang tayang live stream melalui kanal Youtube resmi Ditjen KPM Kemkomdigi pada Senin (29/12/2025).
Dalam paparannya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan pemerintah terus menggenjot pemulihan layanan dasar di wilayah terdampak bencana di Sumatera.
Ia menjelaskan pemerintah memprioritaskan pemulihan pasokan listrik, air bersih, dan jaringan komunikasi di daerah terdampak, serta penguatan layanan listrik dan air bersih melalui pengiriman berbagai peralatan pendukung.
“Terkait listrik, pengiriman genset mobil, alat penjernih air, truk tangki, sumur siap pakai, toilet darurat, serta berbagai peralatan lainnya terus dilakukan dan ditingkatkan pengoperasiannya,” ujarnya.
Sementara itu untuk sektor telekomunikasi, Pratikno menyebutkan sebagian besar jaringan telah kembali normal dimana jaringan telekomunikasi telah pulih di 14 kabupaten/kota terdampak bencana.
“Untuk wilayah yang belum pulih, pemerintah menambahkan layanan Starlink, yang saat ini jumlahnya telah bertambah menjadi 280 unit,” katanya.
Pratikno menegaskan percepatan pemulihan jaringan telekomunikasi masih terus dilakukan secara paralel guna memastikan akses komunikasi masyarakat kembali normal.
Selain infrastruktur dasar, pemerintah juga memberikan perhatian serius terhadap pelayanan kesehatan di daerah terdampak dengan secara berkelanjutan mengirimkan tenaga kesehatan, termasuk dokter spesialis, dokter umum, serta calon dokter magang yang menjadi relawan.
“Fokus layanan kesehatan meliputi pelayanan kesehatan dasar, bedah minor, serta trauma healing bagi masyarakat di daerah terisolasi,” tuturnya.
Pratikno menambahkan kondisi layanan kesehatan menunjukkan perkembangan yang positif dengan seluruh rumah sakit umum daerah (RSUD) telah kembali beroperasi, meskipun masih terdapat sebagian fasilitas yang dalam tahap pemulihan.
“Dari total 867 puskesmas yang terdampak, saat ini hanya tersisa delapan puskesmas yang masih dalam proses pemulihan dan terus dipercepat penyelesaiannya,” ujarnya. (Sumber : MC Kalsel)










Comments