BANJAR, REPORTASE9.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar terus berupaya melakukan penataan kawasan Sekumpul, khususnya di area sekitar Kubah Guru Sekumpul, agar lebih tertib, rapi, dan sesuai dengan fungsi serta ketentuan tata ruang kawasan religius.
Upaya penataan tersebut sebenarnya telah dilakukan sejak dua tahun terakhir, dimana pemerintah daerah melalui Kelurahan Sekumpul tercatat telah enam kali melayangkan surat pemberitahuan dan imbauan kepada para pemilik lapak, terutama yang berada di wilayah Gang Taufik dan sekitarnya agar merapikan lapak dan tidak mengganggu kenyamanan masyarakat umum.
Namun, hingga saat ini, imbauan tersebut belum mendapat respons yang optimal dari para pedagang, sehingga sebagai tindak lanjut, Pemkab Banjar kembali mengundang para pemilik lapak untuk bermusyawarah dalam sebuah pertemuan kekeluargaan.
Pertemuan yang digelar pada Rabu, 4 Februari 2026 lalu di Kantor Kelurahan Sekumpul yang dihadiri sekitar 60 orang pedagang yang diundang.
Rapat tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Banjar Ikhwansyah, Camat Martapura Fahrian Rahman, Lurah Sekumpul Abdullah, unsur TNI-Polri yang diwakili Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta perwakilan Ketua RT Sekumpul Haji Raswijiyono.
Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut, dibahas secara khusus rencana penataan kawasan di sekitar Kubah Abah Guru Sekumpul.
Pada prinsipnya, sebagian besar pedagang menyatakan mendukung rencana penataan, namun masih mempertanyakan kejelasan terkait keberlanjutan usaha dan nasib mereka ke depan.
Dalam rilis pada Rabu (11/2/2026), Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Banjar Ikhwansyah menyampaikan pemerintah daerah berkomitmen melakukan penataan kawasan religi dengan tetap memperhatikan kepentingan para pedagang.
“Pemerintah Kabupaten Banjar senantiasa berupaya melakukan penataan kawasan religi, khususnya di sekitar Kubah Abah Guru Sekumpul, agar tetap rapi, tertib, dan nyaman, dengan tetap memperhatikan kepentingan para pedagang. Salah satunya dengan mengupayakan berbagai alternatif relokasi agar aktivitas ekonomi tetap berjalan,” ujarnya.
Pemerintah berharap kawasan yang berdekatan langsung dengan Kubah Guru Sekumpul, khususnya di wilayah Gang Taufik dan sekitarnya agar dapat tertata lebih baik, indah, dan nyaman, karena sejalan dengan fungsi kawasan religius serta ketentuan tata ruang yang berlaku.
Kegiatan musyawarah tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap Surat Pemberitahuan Nomor A01/AR-SKP/I/2026 yang dikeluarkan oleh pihak Musholla Ar Raudhah Sekumpul terkait penataan kawasan di sekitar Kubah Sekumpul.
Melalui dialog silaturahmi dan musyawarah ini, Pemkab Banjar berharap dapat tercapai kesepahaman bersama antara pemerintah dan para pedagang demi terwujudnya kawasan Sekumpul yang tertib, nyaman, dan berkelanjutan. (Sumber : Media Center Banjar)










Comments